ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
21 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Pilkada 2020, Pastikan Siapkan Ini Sebelum di TPS

pilkada serentak 2020

Konfirmasitimes.com-Jakarta (24/11/2020). Tidak lama lagi, Pilkada 2020 akan segera digelar. Sebagai pemilih, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan.

Berikut apa-apa saja yang harus dibawa dan disiapkan sebelum di TPS.

1. Formulir C6

-C6 adalah undangan untuk memilih yang sudah diberikan kepada masyarakat.
-Di dalamnya biasanya sudah tertera waktu kedatangan kamu dari pukul 07.00 – 13.00 WIB
-Formulir ini juga memuat informasi mengenai pemilih dan keterdaftaran nama pemilih di TPS

2. Apabila belum memiliki formulir C6, maka wajib membawa e-KTP
3. Apabila Anda belum memiliki e-KTP dan formulir C6, wajib untuk membawa surat keterangan (suket) perekam e-KTP yang dikeluarkan oleh Dukcapil Kemendagri

4. Jangan lupa untuk membawa alat tulis sendiri.
Selain itu pemilih dianjurkan,
-Memakai masker
-Menjaga jarak
-Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitaizer.

Pilkada 2020 akan digelar di 270 wilayah, meliputi 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Hari pemungutan suara Pilkada dilaksanakan secara serentak pada 9 Desember 2020. 

Pilkada 2020 ini, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menghimbau agar para pemilih harus datang sesuai jadwal saat pemungutan suara pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada 9 Desember. 

Usai menggunakan hak suara, pemilih harus langsung pulang ke rumah masing-masing. Hal ini, kata Tito, penting dilakukan sebagai antisipasi terjadinya kerumunan di tempat pemungutan suara (TPS).

“Pengaturan jam itu penting. Kuncinya adalah mengingatkan agar pemilih datang sesuai jam undangan. Sehingga tidak terjadi pengumpulan. Selesai memilih mereka harus langsung pulang,” kata Tito, dalam keterangan tertulis.

“(Pemilih) Tidak ada yang berkumpul di TPS. Di TPS yang diperbolehkan hanya saksi-saksi dan pengamanan saja,” tambahnya.

Untuk memperlancar mekanisme hari H pemungutan suara, Tito mengimbau KPU daerah segera melaksanakan simulasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Sehingga penyelenggara pilkada dapat mengetahui hal apa saja yang harus dilakukan di TPS.

“Baik itu, setting-nya (TPS), cara masuknya, perlengkapan untuk pemilih, penyelenggara, pengamanan, pengawas,” terang Tito.

Mendagri juga menyarankan agar pemilih lansia dan pemilih yang berstatus komorbid (memiliki penyakit bawaan) diberikan perhatian khusus.  Sebab kedua kelompok pemilih ini rentan tertular Covid-19.

“Kami menyarankan agar mereka oleh para KPPS diberikan perlakuan khusus, mungkin dengan cara dijemput, difasilitasi, masuk kelompok yang pagi biar cepat, dan semua protokol kesehatan seperti masker dan lain-lain diberikan pada mereka,” terang Tito.

“Lalu sarung tangan, dan lainnya, setelah itu pulang. Jangan ikut bergerombol, karena bahaya,” katanya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Punya Rumah Megah dan Sukses, Inggrid Kansil Titip Pesan Ini

Read Next

Cara Perpanjang Umur Laptop