ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
21 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Korupsi Dana Desa, Kades Keroya Ditetapkan Sebagai Tersangka

Korupsi Dana Desa, Kades Keroya di Tetapkan Sebagai Tersangka

Konfirmasitimes.com-Jakarta (24/11/2020). Polres Merangin menetapkan tersangka Ismail, Kades Keroya Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, Jambi. Terkait penyalagunaan Dana Desa, dan merugikan negara hingga ratusan juta rupiah.

Pada konferensi pers yang digelar pada Senin (23/11/20) sekira pukul 15.00 WIB yang bertempat di aula Mapolres Merangin dipimpin oleh Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan, S.I.K., mengatakan bahwa telah terjadi penyimpangan pengelolaan keuangan (APBDes) yang dilakukan oleh kepala desa keroya yakni IR (47).

Kejadian berawal pada tahun 2019 lalu yakni desa keroya mendapatkan bantuan dana dari pemerintah pusat dan daerah yakni meliputi Dana Desa, Alokasi Dana Desa, Dana bagi Hasil Pajak, Retribusi dan Dana Bantuan Provinsi dengan total nilai sebesar Rp.1.308.943.000.- kemudian dana tersebut disalurkan ke desa keroya yang terbagi menjadi tiga tahap dengan porsi 20%, 40%, dan 40%.

Selanjutnya dalam pelaksanaan realisasi anggaran, kepala desa yakni berinisial IR (47) melakukan perbuatan penyelewengan pengelolaan keuangan desa tanpa melibatkan perangkat desa lain.

Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan, S.I.K., mengatakan bahwa akibat dari perbuatannya ditemukan kegiatan kegiatan yang tidak terlaksana dengan baik sehingga mengakibatkan kerugian negara.

Dari perbuatannya Kepala Desa berinisial IR (47) tersebut telah merugikan Keuangan Negara sebesar Rp.393.913.451.- dan telah mengembalikan uang sebesar Rp.80.000.000.-

“Kami berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) bundel fotocopy peraturan desa Keroya nomor 4 tahun 2019, 1 (satu) bundel bundel fotocopy peraturan desa Keroya nomor 5 tahun tentang perubahan peraturan desa Keroya nomor 4 tahun 2019 tentang anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) Keroya tahun 2019, 1 (satu) bundel laporan pertanggungjawaban pemerintah desa Keroya tahun 2019, 1 (satu) bundel laporan realisasi penggunaan anggaran desa Keroya tahun 2019, 2 (dua) lembar rekening koran bank 9 Jambi an. Pemdes Keroya, 1 (satu) lembar KTP, 1 (satu) lembar slip setoran Bank 9 Jambi tanggal 22/6/20 perihal pengembalian temuan DD tahun 2019 sebesar Rp 80.000.000.-” demikian katanya.

Atas perbuatannya tersebut pelaku berinisial IR (47) di kenakan dengan pasal 2 ayat (1) dan pasal 3 ayat undang-undang RI nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah di ubah dengan undang-undang RI nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman pidana 15 tahun penjara.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Penduduk Miskin Naik 28 Juta Jiwa

Read Next

Pengangguran Meningkat Menjadi 9,7 Juta Orang