ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
21 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Anthony Blinken Dicalonkan Menlu AS

Anthony Blinken Dicalonkan Menlu AS

Konfirmasitimes.com-Jakarta (24/11/2020). Presiden terpilih AS Joe Biden, akan mencalonkan mantan penasihatnya Anthony Blinken pada Selasa (24/11/2020) sebagai menteri luar negeri AS berikutnya.

Bloomberg melaporkan, Blinken akan memimpin aparat diplomatik AS di bawah pemerintahan Joe Biden.

Tiga sumber informasi juga mengatakan bahwa Joe Biden juga akan memilih “Jake Sullivan”, salah satu penasihat terdekat mantan kandidat Demokrat Hillary Clinton, sebagai penasihat keamanan nasionalnya.

Dalam hal ini, “Linda Thomas Greenfield” akan dicalonkan oleh Presiden terpilih Amerika Serikat sebagai orang yang akan mewakili Amerika Serikat di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Sumber informasi mengklarifikasi bahwa Biden diperkirakan akan memperkenalkan orang-orang ini pada hari Selasa (24/11/2020).

Sebelumnya, Ron Klein yang baru-baru ini ditunjuk oleh Biden sebagai kepala stafnya sekaligus mengumumkan bahwa calon akan diumumkan pada Selasa (24/11/2020).

Sullivan, 43, dan Blinken, 58, keduanya sebelumnya menjabat sebagai penasihat keamanan nasional Biden selama menjadi wakil presiden.

Thomas Greenfield sebelumnya menjabat sebagai Asisten Menteri Luar Negeri AS untuk Urusan Afrika dalam pemerintahan Barack Obama.

Blinken dipromosikan menjadi Wakil Menteri Luar Negeri setelah menjabat sebagai penasihat keamanan nasional untuk Wakil Presiden di bawah Obama.

Pemilihan Blinken sebagai kandidat utama Biden untuk Menteri Luar Negeri AS berikutnya menunjukkan bahwa tujuan dari Presiden terpilih AS adalah untuk memilih orang-orang yang berpengalaman untuk posisi-posisi kunci.

“Blinken diperkirakan akan memimpin langkah masa depan dalam aksesi kembali Amerika Serikat ke sejumlah perjanjian internasional, termasuk Perjanjian Iklim Paris dan kesepakatan nuklir Iran,” tulis media Bloomberg.

“Hal pertama yang perlu kita lakukan adalah keluar dari kelemahan strategis yang dilakukan Donald Trump,” kata Blinken dalam wawancara dengan Bloomberg beberapa bulan lalu. 

Sebelumnya diketahui, Presiden Trump telah membantu China mencapai tujuan strategis utamanya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Netanyahu dan Pompeo ke Arab Saudi Pada Waktu Bersamaan

Read Next

Nasib Trump Setelah Pelantikan Biden, Penjara?