ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
16 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Longsor Selutut, Timpa Jalan di Desa Bunter Sukadana

Longsor Selutut, Timpa Jalan di Desa Bunter Sukadana

Konfirmasitimes.com-Jakarta (23/11/2020). Hujan lebat yang mengguyur Ciamis, Minggu (22/11/2020) sore menyebabkan terjadinya longsor tebing di Dusun Cibangban RT 05/04 Desa Bunter, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis.

Material longsor menutup sebagian badan jalan di Dusun Cibangban setinggi lutut orang dewasa.

“Tapi longsornya tidak terlalu parah. Sepeda motor masih bisa lewat,” ujar Kades Bunter, Tarso kepada media, Minggu (22/11/2020).

Tarso menjelaskan hujan lebat disertai angin kencang mengguyur Desa Bunter sejak pukul 14.00 dan baru reda menjelang malam.

Warga pun sempat bergotong royong  menyingkirkan runtuhan tebing yang sempat menimbun jalan.

Di lokasi lain, runtuhan tebing menimpa sawah warga yang sudah diolah untuk ditanami padi.

Sementara di Dusun Cikondang Desa Bunter, atap bagian depan rumah Sajum,tertimpa ranting pohon patah diterjang angin kencang saat hujan lebat mengguyur Bunter dan daerah Ciamis lainnya Minggu (22/11/2020) sore.

“Bagian depan atap rumah Pak Sarjum rusak ringan kena angin kencang,” ujar Ade tetangga korban.

Dari hasil yang didata oleh Babinsa Desa Bunter Sertu Pri Haryanto, kejadian yang terjadi diantaranya:

– Tanah longsor menimpa rumah milik ibu Ining d.a Dsn Cikondang RT 02/05
– Pohon tumbang menimpa rumah milik ibu Haryati d.a Dsn Cikondang RT 03/05

“Adapun kejadian tersebut terjadi Sekitar pukul 14.30 Wib, yang mana di Wilayah Desa Bunter Kecamatan Sukadana terjadi hujan deras dan angin kencang yang mengakibatkan tanah longsor dan pohon tumbang,” ungkapnya kepada media, Minggu (22/11/2020).

“Selain itu, tanah longsor menimpa rumah Ining, saat itu Ining sedang berada di dalam rumah setelah mendengar seperti ada suara yang menabrak rumahnya di bagian belakang/dapur, Ining langsung keluar untuk melihat suara yang menabrak rumahnya,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut Ining mengalami kerugian kerugian materil rumah dengan kerusakan sedang dengan kerugian sekitar Rp 5.000.000.

“Untuk keamanan dan antisipasi longsor susulan, sementara Ining tinggal di rumah anaknya yang masih di Wilayah Desa Bunter,” ucapnya.

Selain tanah longsor, hujan yang disertai angin tersebut mengakibatkan pohon tumbang dan menimpa rumah milik Haryati, akibat kejadian tersebut Haryati mengalami kerugian materil bangunan pinggir rumah rusak dan genteng pecah-pecah, diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 8.500.000.

“Akibat kejadian tersebut untuk sementara Haryati tinggal di rumah saudaranya yang tidak jauh dari rumahnya,” tandasnya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Banjir di Bungo, Akses Jalan Desa Putus Total dan Ratusan Keluarga Terdampak

Read Next

Kasus Djoko Tjandra Terus Berlanjut, KPK Sebut Kemungkinan Keterlibatan Pihak Lain