Banyak Uang Palsu Beredar! Begini Cara Membedakannya

Konfirmasitimes.com-Jakarta (22/11/2020). Bank Indonesia membagikan informasi terkait unsur pengaman yang ada pada mata uang Rupiah, guna mengetahui keasliannya.

Hal tersebut disampaikan Bank Indonesia melalui unggahan pada akun Instagramnya.

Dalam keterangannya seperti yang disampaikan oleh akun Instagram Bank Indonesia, Sabtu (21/11/2020) mengatakan bahwa mata uang Rupiah memiliki banyak unsur pengamannya.

“#SobatRupiah, tahu gak sih kalau uang Rupiah kita itu, banyak banget loh unsur pengamannya. Canggih deh!,” tulis Bank Indonesia.

Melalui unggahannya, Bank Indonesia mengajak warganet untuk belajar mengenal mata uang Rupiah.

“Sobat, tak kenal maka tak sayang! Nah biar kenal, kita belajar lebih lanjut tentang Rupiah lewat infografis di atas yuk! Apalagi kita selalu pakai Rupiah hampir setiap hari, kan?,” tulisnya.

“Informasi berikut ini masih sebagian aja yah! Kalau Sobat masih penasaran dan ada pertanyaan tentang Rupiah, kita akan bikinin seri berikutnya. Komen di bawah ya! #CintaRupiah #diSetiapMaknaIndonesia,” tulisnya menambahkan.

Beberapa orang acap kali dibuat kesulitan membedakan antara uang pecahan Rupiah palsu dan asli.

Namun, tak perlu khawatir, berikut ini 3 cara dalam mengetahui keaslian semua uang pecahan Rupiah:

  1. Dilihat. Warna yang terang dan mudah dikenali, terdapat benang pengaman yang dianyam pada semua uang pecahan rupiah.
  2. Diraba. Dengan menggunakan teknik cetakan khusus, gambar utama seperti lambang negara, yakni Garuda Pancasila, Angka Nominal, tulisan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bank Indonesia akan terasa. Di samping itu, terdapat kode tuna netra atau blind code, yakni berupa pasangan garis di sisi kanan dan kiri uang, yang akan terasa kasar bila diraba, penentuan kode tersebut telah melalui konsultasi dengan Persatuan Tuna Netra Indonesia (PERTUNI).
  3. Diterawang. Dengan menggunakan alat bantu Sinar Ultraviolet, unsur pengaman uang Rupiah dapat dilihat.
Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Bawaslu Beri Peringatan Paslon Pilkada Medan Langgar Protokol Kesehatan

Read Next

Mengkultuskan Sebab Keturunan adalah Perbudakan Spiritual