Panglima Militer Lebanon Tegaskan Tidak Ada Kompromi dengan Israel

Panglima Militer Lebanon Tegaskan Tidak Ada Kompromi dengan Israel

Konfirmasitimes.com-Jakarta (21/11/2020). Panglima militer Lebanon mengatakan pada hari Jumat bahwa tidak akan ada kompromi tentang kedaulatan negara dalam negosiasi perbatasan laut dengan Israel.

Presiden Michel Aoun pada hari Kamis menyebutkan titik awal Lebanon untuk membatasi perbatasan lautnya dengan Israel di bawah perundingan yang dimediasi AS, dalam konfirmasi publik pertama dari suatu sikap yang dikatakan sumber-sumber yang benar-benar meningkatkan ukuran wilayah yang disengketakan.

Israel dan Lebanon melancarkan negosiasi bulan lalu dengan delegasi dari musuh lama yang berkumpul di pangkalan PBB untuk mencoba menyepakati perbatasan yang belum terselesaikan yang telah menahan eksplorasi hidrokarbon di daerah yang berpotensi kaya gas.

Israel terus melancarkan ancaman untuk menyerang Lebanon dan merusak stabilitas internal bangsa, kata Panglima Angkatan Bersenjata Jenderal Joseph Aoun, dua hari menjelang Hari Kemerdekaan Lebanon.

“77 tahun kemerdekaan dan Lebanon saat ini sedang melalui fase kritis dan sulit yang belum pernah terjadi sebelumnya di tingkat politik, ekonomi dan sosial,” kata jenderal itu, mengacu pada bencana pelabuhan baru-baru ini yang merenggut nyawa ratusan di tengah pandemi global virus corona baru.

Panglima militer itu mengatakan semua orang di Lebanon mengandalkan militer untuk menghadapi “bahaya dan mengubur hasutan,” bersumpah bahwa setiap upaya yang mengancam perdamaian sipil tidak akan ditoleransi.

Lebanon merayakan Hari Kemerdekaan pada 22 November. Tetapi negara itu telah membatalkan semua bentuk perayaan nasional yang menandai kesempatan itu di tengah merebaknya pandemi virus corona.

Sementara itu, Israel Kamis malam menuduh Lebanon mengubah posisinya dalam pembicaraan di perbatasan maritim mereka yang disengketakan dan memperingatkan hal itu dapat mengarah pada “jalan buntu” yang akan merusak seluruh kawasan.

“Lebanon telah mengubah pendiriannya di perbatasan maritimnya dengan Israel tujuh kali,” Menteri Energi Israel Yuval Steinitz tweeted.

“Posisinya saat ini bertentangan tidak hanya dengan sebelumnya, tetapi juga sikap Lebanon di perbatasan laut dengan Suriah, yang memperhitungkan pulau-pulau Lebanon yang dekat dengan perbatasan,” kata Steinitz.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Ratu Elizabeth dan Prince Philip: Nama Panggilan Menggemaskan, Tidur Terpisah Sampai Surat Cinta Rahasia

Read Next

Sunnah Wudhu