MUI, Kapan Ngurusi Kesejahteraan Rakyat?

MUI, kapan ngurusi rakyat?

Konfirmasitimes.com-Jakarta (21/11/2020). “PRESIDEN ngurusi FPI. Menteri ngurusi FPI. MPR DPR ngurusi FPI. POLISI ngurusi FPI.TENTARA ngurusi FPI. KAPAN KALIAN NGURUSI KESEJAHTERAAN RAKYAT? APA HANYA SESAAT SEBELUM PEMILU SAJA? Pliss rakyat sudah capek, butuh kerja, butuh makan, butuh jaminan masa depan,” ujarnya dalam akun twitternya, @Fahmisalim2.

Sebelumnya, sempat viral video beberapa orang berpakaian loreng mencopot paksa baliho bergambar Rizieq Shihab.

Kapuspen TNI Mayjen Achmad Riad dalam keterangannya menyampaikan, TNI tidak pernah memberi perintah untuk melakukan pencopotan. Kalaupun ada kegiatan pencopotan terhadap baliho TNI bersifat hanya membantu mengamankan Satpol PP dan Polisi.

Selanjutnya, Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurcahman menegaskan jika dirinyalah yang memberi perintah. “Ada berbaju loreng menurunkan baliho Habib Rizieq itu perintah saya. Karena berapa kali Pol PP menurunkan, dinaikkan lagi. Perintah saya itu,” terang Mayjen Dudung, Jumat (20/11/2020).

Dalam kesempatan itu dudung menyampaikan pandangannya, bahwa FPI saat ini sudah merasa paling benar. Ia mencontohkan kasus pemasangan baliho yang tidak mematuhi aturan Pemprov DKI Jakarta dan berisi kata-kata provokatif Revolusi. Dudung juga menyampaikan Front Pembela Islam (FPI) yang dipimpin Rizieq Shihab dibubarkan saja, atau kalau coba-coba dengan TNI, TNI akan bertindak keras.

Padahal pemasang baliho itu bukan seluruhnya anggota FPI ataupun pihak Habib Rizieq sendiri melainkan warga simpatisan Rizieq. Hal itu pun terbukti dari protes warga saat pencopotan baliho. Aparat TNI beberapa kali bersitegang dengan warga.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

KKB Kembali Tembak Warga Sipil di Papua

Read Next

Pembelajaran Tatap Muka, Pemerintah Daerah Miliki Kewenangan Penuh