Banyak CPNS Mengundurkan Diri, Ini Konsekuensinya

Tes SKB CPNS Palangka Raya Digelar Setelah Pandemi Covid-19 Berakhir

Konfirmasitimes.com-Jakarta (21/11/2020). Baik itu disengaja maupun tidak disengaja, tercatat banyak para peserta CPNS yang mengundurkan diri meskipun sudah dinyatakan lulus.

Sebagaimana diketahui, seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019 telah memasuki tahap pemberkasan.

CPNS yang sengaja mengundurkan diri yakni para peserta CPNS yang lolos dengan sadar dan keinginan pribadi mundur. Sementara yang tidak disengaja bisa juga karena meninggal, penyakit atau lupa mengupload berkas yang sudah diperintahkan.

Lalu, apa konsekuensinya? Ini faktanya

CPNS masih bisa diikuti tahun mendatang

Para peserta yang mundur tersebut masih bisa mengikuti seleksi CPNS tahun mendatang. Dengan syarat peserta CPNS tersebut masih belum mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP) yang diterbitkan BKN.

Ada Sanksi

Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum dan Kerja sama BKN Paryono menyampaikan, akan ada konsekuensi bagi peserta yang mengundurkan diri setelah dinyatakan lulus tahap akhir seleksi CPNS. Terutama ketika peserta tersebut sudah mendapatkan persetujuan NIP dan pada saat menjalani masa percobaan CPNS.

Adapun sanksi yang dimaksud adalah, para peserta CPNS dilarang untuk mendaftar pada penerimaan CPNS untuk periode berikutnya. Artinya pada seleksi CPNS 2021 mendatang, yang bersangkutan tidak diperkenakan untuk ikut lagi.

Sedikit Formasi yang Tersedia

Kepala Sub Bagian Hubungan Media dan Antar Lembaga Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Diah Eka Palupi menyampaikan, meskipun banyak yang mengundurkan diri, namun tidak akan menambah jumlah formasi yang kosong. Sebab, peserta mengundurkan diri digantikan oleh peserta yang berada di bawahnya secara peringkat.

Sebagai gambaran, berdasarkan data Kedeputian Sistem Informasi Kepegawaian (Sinka) BKN per 31 Oktober 2020, ada sebanyak 138.791 peserta dinyatakan lulus (pascaoptimalisasi) sebagai CPNS untuk mengisi total 150.371 formasi yang dibuka Pemerintah.

Adapun berdasarkan data BKN, jumlah peserta lulus tersebut mengisi 3.469 jabatan Dosen, 55.039 jabatan Guru, 27.457 Tenaga Kesehatan, dan 52.826 Tenaga Teknis.

Formasi tetap, tidak ada penambahan

Kedeputian Sinka BKN juga menginformasikan, secara nasional terdapat 11.580 formasi kosong, dengan rincian 4.729 berada di 32 kementerian dan 33 Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK)/Lembaga Non Struktural (LNS), dan 6.851 berada di 456 instansi daerah.

Angka formasi kosong tersebut didapat pascaoptimalisasi, yakni setelah dilakukan pengisian formasi jabatan kosong oleh peserta dengan kualifikasi pendidikan sama, lulus passing grade dan berperingkat terbaik.

“Enggak akan menambah formasi kosong. Karena bisa diganti dengan peserta dengan nilai di bawahnya,” kata dia, dalam keterangannya kepada media.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

NIK dan KK Tidak Ditemukan di website https://sscn.bkn.go.id, Berikut Solusinya

Read Next

Ratu Elizabeth dan Prince Philip: Nama Panggilan Menggemaskan, Tidur Terpisah Sampai Surat Cinta Rahasia