ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
19 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Viral, Mahasiswa Baru Unpar Bandung Diduga Korban Bullying

Viral, Mahasiswa Baru Unpar Bandung Diduga Korban Bullying

Konfirmasitimes.com-Jakarta (11/11/2020). Viral, beredar di media sosial video berisi aksi bullying yang diduga melibatkan mahasiswa dari Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung.

Di dalam video tersebut, aksi bullying dilakukan sejumlah orang terhadap seorang pria berbaju hitam. Tampak sejumlah orang, termasuk perempuan melontarkan cacian.

Selain itu, beberapa orang terlihat melakukan pemukulan dan jambakan terhadap pemuda berbaju hitam tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dari dua video yang beredar, tercantum pula beberapa alamat akun instagram yang diduga sebagai pelaku bullying.

Lebih lanjut, menurut hasil penelusuran, salah satu akun merujuk pada seorang perempuan yang diduga mahasiswa baru Unpar angkatan 2020. Pasalnya, dalam sebuah unggahan pada 9 September, akun tersebut sempat memuat sebuah foto bertagar acara penerimaan mahasiswa Unpar, yaitu #siapunpar2020.

Sementara menurut keterangan Koordinator Mahasiswa dalam kegiatan Siap (Inisiasip dan Adaptasi) Unpar 2020, Raynard Cristian menyampaikan, penggunaan tagar tersebut memang terkait dengan kegiatan penerimaan mahasiswa baru Unpar angkatan 2020, yakni Siap Unpar. Namun, Reynard menegaskan, aktivitas dalam video yang beredar bukan bagian dari acara penerimaan mahasiswa baru Unpar 2020.

“Saya bisa konfirmasi, bahwa itu (kegiatan dalam video) bukan bagian dari kegiatan kampus sama sekali” kata Raynard, dalam keterangannya, Selasa (10/11/2020).

Lebih lanjut, kata Raynard, seluruh rangkaian acara penerimaan mahasiswa baru itu dilakukan secara virtual, sehingga tidak ada pertemuan langsung. Kegiatan sendiri berlangsung dari tanggal 9-11 September lalu.

“Masa Orientasi Unpar itu hanya selama tanggal 9-11 September, semuanya dilakukan secara virtual. Saya sendiri pun selaku salah satu yang bertanggung jawab tidak pernah bertemu dan berinteraksi secara langsung dengan peserta (mahasiswa 2020),” kata Raynard.

“Para mentor pun, dalam program saya, yang mempunyai tugas untuk berinteraksi langsung dengan peserta, semua interaksinya dilakukan secara virtual,” sambungnya.

Terkait video viral tersebut, Presiden Mahasiswa (Presma) Unpar, Hakkinen Malik mengaku, telah diadakan rapat internal yang dilakukan oleh pihak kampus. Hingga saat ini, pihak Presma tengah menyelidiki dan memvalidasi terkait identitas yang diduga pelaku bullying tersebut.

Hakkiken pun menegaskan bahwa rangkaian ospek di Unpar, terutama yang umum, dilakukan secara virtual serta tidak ada agenda lanjutan. “Utamanya, saat ini adalah validasi informasi yang beredar terlebih dahulu baru akan ada tindakan dari sana,” katanya.

Adapun, terkait video, Hakkiken telah melihat video tersebut sebelumnya. Sepengetahuannya, video tersebut diterima oleh akun instagram BEM Unpar. Seseorang dengan bukan akun personal, kata Hakkiken, telah mengirimkan video itu sekitar empat atau lima hari lalu.

“Untuk informasi validnya akan ada setelah klarifikasi dan proses,” terangnya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Hari Ini, Rabu 11 November 2020

Read Next

Member Idol Group JKT48 Akan Dipangkas Besar-besaran