ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
17 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

LRT Peninggalan Ahok Sepi Karena Enggak Laik Dari Awal

Konfirmasitimes.com-Jakarta (11/11/2020). Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagio, menilai proyek kereta layang atau LRT Jakarta yang digroundbreaking mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pada 2016 silam, sudah tidak laik sejak awal.

Dalam keterangannya Agus, Rabu (11/11/2020) mengatakan bahwa proyek tersebut tidak disiapkan dengan baik dan terkesan tumpang tindih.

“Dari dulu kan tidak feasible karena tumpang tindih. Kan saya bilang angkutan umum harus terkoneksi dengan baik. Nah kalau di kota-kota di dunia, itu bentuknya melingkar dan silang, lalu di tengah-tengah ada feeder yang pendek-pendek, udah cukup. Ini ditumpuk-tumpuk karena urusan proyek,” kata Agus.

Agus menilai peran transportasi tersebut sebenarnya sudah ada di MRT Jakarta. Sementara transportasi yang dimanfaatkan sebagai feeder ada Transjakarta.

Menurut Agus, adanya LRT Jakarta hanya mengejar proyek saja, tetapi tidak memikirkan pengelolaannya setelah jadi. Pengerjaan LRT Jakarta juga terlambat dan akhirnya tetap digunakan sebagai pendukung Asian Games dari Kelapa Gading ke Velodrome.

Sehingga, kata Agus, tidak heran kalau saat ini LRT Jakarta jadi sepi penumpang. Mahalnya biaya pembuatan LRT belum sebanding dengan jumlah penumpang yang memanfaatkannya.

“Memang siapa yang mau naik? Nanti subsidi lagi Pemprov. Sementara kan ada TransJakarta di koridor-koridornya. Itu yang mau naik siapa jalur pendek itu dan ya sekarang bayar murah orang enggak naik wong jaraknya 5 kilo (km), siapa yang mau naik?” ujar Agus.

“Kecuali Jalan Pemuda sampai Harmoni motor dilarang lewat misalnya. Itupun bayarnya berapa? Subsidi lagi? Ngapain?” kata dia menambahkan.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Harga Emas Masih Tahap Koreksi, Diperkirakan Turun Harga

Read Next

China Dukung Australia Perbaiki Hubungan Antar Kedua Negara