ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
28 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Di Desa Tlogolele, Para Pengungsi Mengeluh Sakit

Konfirmasitimes.com-Jakarta (11/11/2020). Sejumlah pengungsi Gunung merapi mulai mengeluhkan pusing dan pegal linu sehari setelah tinggal di tempat penampungan pengungsian sementara (TPPS) di Desa Tlogolele.

Alhasil, para pengungsi tersebut yang diketahui di Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali mulai mendatangi posko kesehatan, Selasa (10/11/2020).

Menurut Bidan Desa Tlogolele, Elvi Arum Dati mengatakan, pengungsi yang memeriksakan kesehatan rata-rata adalah lansia.

“Mungkin dari rumah sudah ada gejala, di sini (posko kesehatan pengungsian) mulai periksa,” kata Elvi Arum Dati dalam keterangannya, Selasa (10/11/2020).

Tercatat ada sekitar 20 pengungsi diperiksa yang mengeluhkan pusing dan pegal linu diakui memang sering dialami lansia. Obat-obatan yang disediakan di posko kesehatan mencukupi meski sederhana, diantaranya obat pusing, vitamin, flu dan alergi.

Tercatat ada 133 pengungsi yang menempati TPPS Desa Tlogolele. Mereka berasal dari empat dukuh yang berjarak 3-5 kilometer dari puncak Merapi. yakni Dukuh Stabelan, Dukuh Takeran, Dukuh Belang dan Dukuh Gumuk. Dengan kondisi Merapi yang berstatus siaga, kelompok rentan dari empat dukuh tersebut diungsikan terlebih dahulu. Yakni lansia, balita, ibu hamil, anak-anak dan difabel.

Mengingat kini dalam kondisi pandemi Covid-19, maka para pengungsi diberi edukasi protokol kesehatan Covid-19.

“Kami menekankan untuk selalu melaksanakan 3M. Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, dan menjaga jarak,” tandasnya. Namun dengan kondisi seperti ini, jagak jarak diakui sulit diterapkan.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Awas, Madu Palsu Beredar di Wilayah Ini

Read Next

Apple Klaim Macbook Pro Chip M1, Tercepat dan Hemat Baterai