ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
19 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Desa Tumbang Mangkutup Manfaatkan Sungai Untuk Mata Pencaharian

Konfirmasitimes.com-Jakarta (11/11/2020). Warga di desa Tumbang Mangkutup hampir 90% menggeluti usaha di sektor perikanan.  Para warga memanfaatkan sungai dan danau untuk mencari ikan agar bisa dikonsumsi sendiri maupun dijual kembali.

Ikan yang mendominasi antara lain Ikan Gabus, Ikan Belida, dan Ikan Patin.

Selain itu, ikan juga diolah menjadi makanan ringan seperti amplang yang distribusikan ke luar desa dalam rangka meningkatkan ekonomi di daerah tersebut.

Kepala Desa Tumbang Muroi, Nanang bersama Sekretaris Desa Tumbang Mangkutup Surianto di aula Dinas Perikanan Kabupaten Kapuas dalam rapat koordinasi perihal Program Desa serta penyampaian Usulan atau Proposal Kelompok Perkumpulan Perikanan. Senin, (09/11/2020)

Potensi alami desa yang besar harus dibarengi dengan sistem pengelolaan yang baik, sehingga komunitas ikan akan selalu tersedia dan tidak sulit dicari.

Surianto dalam keterangannya menyampaikan bahwa, perihal materi yang dibawanya berkaitan dengan kondisi alam desa mereka yang begitu jauh berbeda dari sepuluh tahun lalu akibat kerusakan yang dibawa oleh ulah penguasa. Akibatnya setiap tahun desa selalu langganan banjir dan kebakaran hutan.

“Apabila kekayaan alam yang tersisa jika tidak dibuatkan program yang tepat, maka ke depannya mungkin warga hanya bisa membeli ikan di pasar saja dan potensi kita akan habis, padahal desa kami punya potensi yang besar makanya kita sangat butuh dukungan dari pemerintah agar program bisa berjalan,” kata Surianto.

Warga Desa Tumbang Mangkutup sendiri telah gotong royong membangun enam unit kolam untuk membuat beje atau kolam perangkap ikan alami menggunakan dana desa anggaran tahun lalu. Mereka juga sedang tahap membangun Eko Wisata Perikanan desa Tumbang Mangkutup agar masyarakat luar desa bisa memancing di sana.

Meski berlainan desa, kedua perwakilan desa tersebut sedang menjalankan program yang hampir sama di desa masing-masing. Dengan kesamaan kondisi geografis, mereka bergabung untuk mengusulkan dan meminta dukungan dari pemerintah terutama Dinas Perikanan agar masing-masing program bisa berjalan dengan baik.

Kepala Dinas Perikanan, Darmawan mendukung sepenuhnya rencana program yang ingin mereka jalankan, “Kita akan membentuk tim khusus untuk memonitoring langsung ke lapangan sebagai bahan dari penyampaian kegiatan bagaimana ke depannya bisa kita tinjau lebih lanjut,” ujarnya saat menanggapi usulan tersebut.

Sementara Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Kapuas, John Phita Kadang sebagai moderator di akhir rapat  juga menambahkan, tim ini akan melibatkan kepala-kepala bidang yang ada di Dinas Perikanan juga penyuluh setempat, sehingga saling punya bagian untuk mendukung program yang diusulkan desa tersebut. 

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Apple Klaim Macbook Pro Chip M1, Tercepat dan Hemat Baterai

Read Next

Jadwal dan Lokasi Layanan Samsat Keliling Hari Ini, 11 November 2020