ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
24 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Work From Home Membuat Meeting Terasa Lebih Lelah, Begini Alasannya

Konfirmasitimes.com-Jakarta (10/11/2020). Zoom jadi salah satu platform video call yang paling sering digunakan masyarakat dari berbagai kalangan untuk meeting online, sejak pandemi corona melanda dan memaksa mereka untuk bekerja dari rumah (work from home/WFH). Tidak dipungkiri bahwa meeting virtual bisa menjadi hal yang sangat melelahkan karena dilakukan selama berjam-jam setiap harinya.

Setelah berbulan-bulan menerapkan cara kerja seperti itu, mungkin kamu merasa bahwa dirimu sudah terbiasa melakukan video call meeting. Tapi ternyata, manusia punya batas ketahanan untuk melakukan meeting virtual.

Dalam keterangannya Dr Lim Boon Leng, psikiater di Rumah Sakit Gleneagles, Singapura, tubuh dan otak manusia selalu berupaya menjaga keseimbangan atau homeostasis pada situasi ini. Hal itu terjadi karena adanya perubahan yang terjadi di otak.

Perubahan aktivitas listrik di otak yang berhubungan dengan neocortex, dopamin, dan neurotransmitter, telah menyebabkan munculnya rasa tidak nyaman sesudah meeting virtual. Ketika terlalu lama meeting Zoom dan merasa bosan, tingkat dopamin akan menurun sehingga fokus perlahan menghilang.

Nah, sebagai neurotransmitter, dopamin bertugas menyampaikan pesan antar sel saraf. Bersama serotonin, endorfin, dan oksitosin, dopamin dijuluki sebagai happy hormones atau hormon kebahagiaan, karena akan memengaruhi kesenangan yang kamu rasakan, guys.

Sementara neocortex adalah bagian otak yang dianggap paling berpengaruh pada kecerdasan sosial manusia. Lapisan setebal 2-4 milimeter itu dinilai sebagai keunggulan terbesar manusia, karena perannya dalam perkembangan fungsi persepsi, nalar, dan bahasa.

“Ketika meeting Zoom menjadi membosankan, tingkat dopamin cenderung turun dan penguatan positif untuk tetap fokus perlahan menghilang. Dengan demikian, ada dorongan alami untuk mempertahankan tingkat dopamin dengan mencari pengalaman yang merangsang dari lingkungan sekitar,” kata Dr Lim.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Menyegarkan Udara Alami di Ruangan, Hemat Pengeluaran

Read Next

Sebelum Dipecat, Menteri Pertahanan Amerika Baru Saja Bertemu Prabowo Di Pentagon