ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
24 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Mantan Kepala Cabang BTN Samarinda Diperiksa Atas Kasus Korupsi

Konfirmasitimes.com-Jakarta (10/11/2020). Tim penyidik telah memeriksa mantan Kepala Cabang BTN Samarinda terkait kasus gratifikasi dan korupsi yang melibatkan mantan Direktur Utama BTN.

Dalam keterangannya Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Hari Setiyono, Senin (09/11/2020) mengatakan bahwa tim penyidik telah memeriksa mantan Kepala Cabang BTN Samarinda.

“Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung melakukan pemeriksaan satu orang saksi yang terkait dengan dugaan perkara tindak pidana korupsi pemberian gratifkasi kepada mantan Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN),” ungkap Kapuspenkum.

Dilansir dari media, Hari mengatakan bahwa saksi yang diperiksa atau dimintai keterangannya adalah Sdr Atjuk Winarto.

Atjuk merupakan mantan Kepala Cabang BTN Samarinda yang diduga mengetahui terjadinya korupsi dan pemberian gratifikasi kepada Dirut BTN.

“Pemeriksaan saksi itu sendiri dilakukan guna mencari serta mengumpulkan bukti yang dengan bukti itu membuat terang tentang tindak pidana yang terjadi dan guna menemukan tersangkanya,” jelasnya.

Ia mengatakan, hal itu dikarenakan yang bersangkutan pada saat kejadian tindak pidana korupsi tersebut menjabat sebagai Kepala Cabang BTN Samarinda.

Bahkan ia diduga banyak mengetahui proses pemberian fasilitas kredit kepada PT Pelangi Putra Mandiri (PPM) pada BTN Cabang Samarinda, yang pada akhirnya menyebabkan status kreditnya dalam kondisi macet atau Collectibilitas 5.

Dikatakan Hari Setiyono, sudah tiga pejabat BTN dan pihak swasta yang diperiksa tim penyidik untuk tersangka eks Dirut BTN Maryono.

“Sebelum Atjuk Winarto, tim penyidik juga telah melakukan pemeriksaan terhadap Kacab BTN Samarinda Bona Pasogit Rumapea, Elizabeth Novie (Direktur Remedial and Collection BTN), Nixon Naptipulu (Direktur Finance Planning and Treasury), dan Mansyur Syamsuri (Direktur BTN Periode 2013-2017) ” ucapnya.

Selain mantan Dirut Bank BTN Maryono berstatus tersangka bersama menantunya Widi Kusuma Purwanto, juga Dirut PT Pelangi Putera Mandiri Yunan Anwar dan Komut PT. Titanium Property Ichsan Hasan.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Dampak Penjemputan Imam Besar FPI Rizieq Syihab Meresahkan Pengendara Jalan Tol Sedyatmo

Read Next

Status Meikarta PKPU Terkait Raibnya Dana Nasabah Maybank