ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
28 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Habib Rizieq Sudah di Indonesia, Bagaimana Kasus Hukumnya, Apakah Dilanjutkan?

habib rizieq

Konfirmasitimes.com-Jakarta (10/11/2020). Pada Selasa (10/11/2020) hari ini sekitar pukul 09.00 WIB, Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab akhirnya tiba di Bandara Soekarno-Hatta.

Sebagaimna diketahui, Habib Rizieq sudah tiga tahun lebih berada di Arab Saudi setelah terjerat kasus hukum di Indonesia.

Lantas bagaimana kasus hukum Habib Rizieq, apakah akan dilanjutkan?

Pengamat Hukum Universitas Indonesia (UI) Chudry Sitompul menyebutkan, banyak pihak yang mempertanyakan kasus hukum tersebut.

Chudry menilai, kasus hukum yang dituduhkan kepada Rizieq tidak lantas batal hanya karena ia berada di negara lain.

“Selama belum ada SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan), kasusnya masih terus jalan. Tidak menghilangkan status hukum,” kata Chudry, dalam keterangannya, Selasa (10/11/2020).

Kalaupun sudah di-SP3 atau dihentikan, bisa dibuka kembali asalkan ada bukti-bukti baru. Kalau Rizieq tidak terima kasus yang menjeratnya kembali dibuka, bisa mengajukan praperadilan.

Chudry berharap polisi transparan jika kasus Rizieq ditindaklanjuti lagi. Sehingga bisa menghilangkan persepsi buruk pada kepolisian.

“Memang perlu transparan, kan nanti juga ada pengacaranya kalau misalnya dia jadi tersangka. Jadi hak setiap orang didampingi. Kalau misalnya jadi saksi tidak harus didampingi,” katanya.

Rizieq meninggalkan Indonesia saat kasus dugaan chat bersama Firza Husein menyeruak. Saat itu Rizieq ditetapkan tersangka oleh Polda Metro Jaya, namun kemudian dihentikan atau SP3.

Pada November 2015, Rizieq diadukan Angkatan Muda Siliwangi ke Polda Jawa Barat karena mempelesetkan salam Sunda ‘sampurasun’. Selain itu, ia sempat menjadi tersangka kasus dugaan penodaan Pancasila, namun prosesnya dihentikan oleh Polda Jawa Barat.

Sementara itu, Politisi Golkar, Meutya Hafid mengatakan, kepulangan Habib Rizieq tidak ada yang mempermasalahkan.

Meutya berharap, tidak ada yang perlu meramaikan secara berlebihan dari kepulangan Rizieq.

“Silakan saja pulang kalau memang sudah bisa. Tidak ada yang perlu diramaikan secara berlebihan,” kata Meutya.

Politikus Partai Golkar ini menilai, Rizieq merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang apabila dia pulang ke Tanah Air sejatinya tidak ada persoalan. Akan tetapi, ketika Rizieq sudah di Indonesia maka harus mengikuti aturan yang berlaku di dalam negeri.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Anjlok, Harga Emas Antam Rp972.000 per Gram

Read Next

Hotman Paris Ungkap Hilangnya Dana Nasabah Maybank