ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
22 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melambat di Tengah Pandemi

Konfirmasitimes.com-Jakarta (09/11/2020). Di kala pemerintah sedang berupaya untuk mengoptimalkan kondisi perekonomian Indonesia, pandemi Covid-19 datang dengan segala dampak negatifnya. Seperti yang di ketahui sekarang bahwa dampak dari pandemi ini sangat berpengaruh dalam segala aspek terutama pada kondisi kesehatan dan perekonomian.

Pandemi COVID-19 berdampak pada perekonomian di setiap negara, salah satu negara tersebut adalah Indonesia. Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS), pada bulan April 2020, perekonomian Indonesia mengalami penurunan yang signifikan hingga di angka 27,5 dibandingkan bulan sebelumnya yaitu 43,5.

Hal ini, dikarenakan melambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa pandemi corona. Adanya pandemi ini mengakibatkan sejumlah perusahaan harus merumahkan karyawannya, dan melakukan pemutusan hubungan kerja, karena lemahnya permintaan pasar dan keterbatasan modal.

Banyak masyarakat juga mengeluhkan dengan menurunnya pendapatannya serta tak banyak orang yang terPHK sehingga mengakibatkan pertumbuhan pengangguran lebih banyak dari sebelum adanya pandemi.

Dalam keterangannya melansir dari media, berdasarkan pertumbuhan dari tahun ke tahun, sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan 1 2020 terbesar pada sektor informasi dan komunikasi sebesar 0,53 persen. Hal ini cukup bisa dimaklumi mengingat dengan adanya anjuran dari pemerintah untuk “di rumah saja” maka banyak orang menjalankan pekerjaan, hiburan dan pendidikan melalui teknologi informasi.

Setelah tiga bulan lamanya melakukan aktivitas dari rumah dan pandemi COVID-19 belum juga berakhir. Pemerintah berencana untuk menerapkan new normal di tengah pandemi COVID-19 dengan tujuan untuk meningkatkan kembali perekonomian Indonesia.

Selain itu, pemerintah berupaya untuk memberikan bantuan kepada UMKM yang terkena dampak adanya pandemi, sehingga bantuan tersebut bisa membangkitkan kembali usaha masyarakat di tengah pandemi.

Pemerintah menggulirkan program Bantuan Presiden ( Banpres) Produktif atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) UMKM sebesar Rp 2,4 juta ( BLT UMKM Rp 2,4 juta) lewat Kementerian Koperasi dan UKM yang penyalurannya ditransfer lewat Bank BRI.

Dengan adanya bantuan UMKM dari pemerintah tersebut bisa membangkitkan perekonomian masyarakat Indonesia di tengah pandemi COVID-19 ini.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Masih Berlanjut, Demo Tolak Omnibus Law Kepung DPR

Read Next

Dampak Masa Transisi Energi Baru, Batu Bara Diperkirakan Tidak Laku Lagi