ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
25 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Pemuda Inggris Geluti Bisnis Kecantikan, Omzet Rp 1,6 M/Tahun

Ini Tips Perawatan dan Pencegahan Bintik Putih di Bawah Mata

Konfirmasitimes.com-Jakarta (09/11/2020). Rose Dyson, pengusaha dari Yorkshire, Inggris memiliki pendapatan lebih dari £ 100.000 atau Rp 1,6 miliar setahun dan masih berusia 21 tahun.

Berawal dari dirinya masih berusia 15 tahun, ia menciptakan merek perawatan bibir ramah lingkungan yang diberi nama Pura Cosmetics untuk kompetisi sekolah. Dalam persyaratannya, peserta harus membuat bisnis hanya dengan £ 25 atau setara Rp 455.000.

“Semua orang menganggap itu bisnis yang tidak mungkin untuk dilakukan, tetapi saya tetap melakukannya dan saya senang dengan apa yang saya kerjakan,” kata Dyson, dalam keterangannya kepada CNBC.

Di perlombaan tersebut, Dyson memulai dengan memasarkan produknya di media sosial dan pergi ke pameran untuk menjual produknya. Dari hasil penjualan, akhirnya dia mendapatkan dana untuk membuat situs web.

Dari usahanya itu, Dyson lalu memenangkan dana dari para pendiri bisnis terkenal di Inggris. Pada 2018, dia dinobatkan sebagai CEO remaja paling menjanjikan di Inggris dan Irlandia dalam kompetisi “20 Under 20” di Inggris dari TransferWise, setelah mengajukan penawaran kepada salah satu pendiri fintech Taavet Hinrikus, dan memenangkan investasi £ 10.000. atau Rp 168 juta.

Setahun kemudian, Dyson memenangkan kompetisi startup Inggris “The F Factor”, dan mendapatkan hadiah uang sebesar £ 10.000 dari salah satu pendiri situs perjalanan Lastminute.com, Brent Hoberman.

Dyson mengatakan ide awal Pura Cosmetics berawal dari kurangnya produk rias dan perawatan kulit yang ramah lingkungan. Meskipun ada, produk-produk ini cenderung mahal dan tidak mampu dibeli saat remaja. Setelah beberapa penelitian, dia menemukan bahwa banyak Gen-Z yang sadar lingkungan merasakan hal yang sama.

Untuk mendapatkan formula produk perawatan bibir, Dyson mengatakan dia menghabiskan seluruh waktu luangnya setelah pulang sekolah dan di akhir pekan untuk meneliti dan menguji bahan-bahan, serta menghubungi perusahaan lain untuk meminta nasihat. Dyson mengatakan dia telah menggunakan sejumlah bahan untuk membuat formula nabati untuk lip balm dan lulur.

Pura Cosmetics sendiri diberi harga sekitar £ 3,99 atau Rp 67.000. Berbeda dari produk kosmetik ramah lingkungan yang biasanya berwarna hijau alam atau cokelat, produk Pura Cosmetics justru menggunakan warna-warna cerah yang lebih mencolok untuk kemasannya dan bebas plastik yang menurutnya lebih menarik bagi kaum muda.

Dyson juga menyoroti bahwa perusahaan yang tergolong masih kecil saja mampu menyediakan kemasan bebas plastik, bagaimana dengan perusahaan yang besar, dia pun mempertanyakan mengapa perusahaan besar tidak dapat melakukan hal yang sama.

Dyson mengatakan, Pura telah mengalami peningkatan penjualan di tengah pandemi karena orang-orang banyak yang menimbun kebutuhan perawatan diri. Dyson juga percaya bahwa orang memiliki lebih banyak waktu untuk mempertimbangkan kembali produk yang mereka gunakan dan mencari alternatif ramah lingkungan yang lebih terjangkau.

Sementara itu, untuk fokus pada bisnisnya, Dyson memutuskan untuk tidak kuliah. “Saya pikir setiap orang memiliki jalannya sendiri dan itu tidak selalu berarti baik. Anda bisa sukses dan menunjukkan kesuksesan dengan berbagai cara,” katanya.

“Mulailah dari yang kecil, fokus pada satu produk yang ingin kamu kembangkan meskipun danamu terbatas saat memulainya.”

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

BUMN Konstruksi, PT Nindya Karya Buka Lowongan Kerja

Read Next

Kalsel Adakan Festival Remaja Masjid 2020