ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
16 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Para Buruh Hari Ini Geruduk DPR, Aksi Tolak Omnibus Law

dmeo hari ini

Ilustrasi

Konfirmasitimes.com-Jakarta (09/11/2020). Rencananya pada Senin (09/11/2020) hari ini, para buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan mengadakan demo aksi unjuk rasa tolak Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja di depan Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Demo tersebut diadakan dengan tujuan untuk mengiringi pengajuan permohonan tinjauan legislatif (legislative review) terhadap UU Cipta Kerja. Permohonan akan diajukan oleh perwakilan buruh di sela-sela aksi.

“Menuntut dibatalkannya UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja melalui mekanisme legislative review dan kenaikan upah minimum 2021,” kata Said Iqbal dalam keterangan tertulis, Minggu (08/11/2020) malam.

Aksi unjuk rasa direncanakan dimulai sekitar pukul 10.30 WIB. KSPI memperkirakan akan ada seribu orang buruh yang akan bergabung dalam demo hari ini.

Sementara itu, selain KSPI, para buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani (KSPSI AGN) juga akan ikut turun kejalan.

Demo unjuk rasa tersebut disebut sebagai lanjutan dari aksi mereka pada Senin (02/11/2020) di kawasan Patung Arjunawiwaha atau Patung Kuda, Jakarta Pusat. Kala itu, KSPI dan KSPSI AGN mengantarkan surat kepada Mahkamah Konstistusi (MK) sebagai pengingat akan tuntutan buruh.

Kemudian dimalam harinya, Presiden Jokowi menandatangani UU Cipta Kerja. Perwakilan dua serikat buruh itu pun langsung mengajukan permohonan tinjauan yudikatif (judicial review) pada Selasa (03/11/2020).

Tidak hanya mengajukan permohonan tinjauan legislatif dan yudikatif, KSPI dan KSPSI AGN juga bersiap menempuh mogok kerja. Presiden KSPI Said Iqbal menyebut 5 juta buruh akan mogok selama dua pekan jika UU Cipta Kerja tak dibatalkan.

“Di seluruh Indonesia lima ribu pabrik. KSPI lima ribu pabrik. Kita instruksikan dua Minggu nanti, tunggu instruksinya,” kata Iqbal dalam keterangannya saat aksi di Senin (02/11/2020) di kawasan Patung Arjunawiwaha atau Patung Kuda, Jakarta Pusat.

Pada Jumat (06/11/2020), Dewan Eksekutif Nasional Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (DEN KSBSI) juga resmi mendaftarkan gugatan judicial review ke MK. Presiden KSBSI, Elly Rosita Silaban mengatakan permohonan gugatan meliputi uji formil dan materiil.

“Kami sudah mengajukan permohonan formil dan materiil ya. Ada 25 pasal di materiilnya yang kami gugat,” kata Elly Rosita Silaban, dalam keterangannya kepada media.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Kalsel Adakan Festival Remaja Masjid 2020

Read Next

Info Terkini Lowongan CPNS 2021, Sudah Sejauh Mana?