ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
19 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Update Terkini! Pasar Terapung Banjarmasin Kembali Dibuka

Konfirmasitimes.com-Jakarta (08/11/2020). Turunnya kasus baru Covid-19 di Banjarmasin membuat Pemerintah Kota Banjarmasin berencana akan membuka kembali wisata Pasar Terapung.

Dalam keterangannya Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Ikhsan Al-Haq, mengatakan bahwa hal tersebut di Banjarmasin, Kalimantan Selatan Sabtu, (07/112020).

“Karena kasus Covid-19 sudah berkurang dan tidak ada lagi status wilayah zona merah, kita siap membuka wisata Pasar Terapung,” kata Ikhsan kepada media.

Menurut Ikhsan, lokasi wisata Pasar Terapung tersebut yang berada di depan siring sungai Martapura di Jalan Piare Tender, Banjarmasin Tengah.

“Tidak hanya wisata Pasar Terapung, tapi juga wisata susur sungai dengan transportasi sungai atau kelotok yang ada di siring itu,” ujar Ikhsan.

Sebelum Pasar Terapung resmi dibuka, pihaknya melakukan pembekalan kepada pedagang Pasar Terapung dan motoris kelotok wisata.

Ikhsan menuturkan, bahwa pembekalan tersebut dilakukan sebagai bentuk persiapan pembukaan siring menara pandang dan sekitarnya di masa pandemi Covid-19 saat ini.

“Ini kita lakukan agar para motoris kelotok wisata dan acil-acil (ibu-ibu red.) pedagang Pasar Terapung bisa memahami bagaimana penerapan protokol kesehatan saat wisata andalan kota seribu sungai ini sudah dibuka,” imbuh Ikhsan.

Ikhsan juga membeberkan, Disbudpar sendiri telah melakukan koordinasi terkait rencana pembukaan wisata siring tersebut dengan pihak Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjarmasin.

“Baru sekedar koordinasi secara lisan saja. Koordinasi resminya akan dilakukan dalam waktu dekat ini, kira-kira satu atau dua hari ke depan,” ucap Ikhsan.

Jika disetujui oleh Gugus Tugas, maka ia memastikan akan melakukan kerja sama dengan pihak UPT Siring dan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Banjarmasin dalam hal pengawasan protokol kesehatan di tempat wisata.

“Intinya dalam pengawasan kita akan bekerjasama dengan pihak unsur TNI-Polri dan Satpol-PP Kota Banjarmasin,” tutur Ikhsan.

Ikhsan menjelaskan pengawasan yang ketat di tempat wisata, terutama siring dan wisata susur sungai adalah bentuk upaya dari Pemerintah Kota (Pemkot) agar jangan sampai terjadi penularan Covid-19 di tempat wisata.

“Kita tidak ingin wisata di Banjarmasin menjadi klaster baru dalam penyebaran Covid-19,” kata Ikhsan menambahkan.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Anggota TNI Dikeroyok Sekelompok Orang Tidak Dikenal di Sumedang

Read Next

Berikut Ini Kebiasaan Buruk Yang Bikin Gagal Menurunkan Berat Badan