ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
19 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Kisah Dibalik Alat Penggilingan Getah Karet Tua di Balangan

Kisah Dibalik Alat Penggilingan Getah Karet Tua di Balangan

Konfirmasitimes.com-Jakarta (08/11/2020). Di Haur Batu Kelurahan Paringin Kota Kecamatan Paringin Kabupaten Balangan, masih menyimpan alat mesin penggiling getah karet manual yang digunakan petani karet dulu. Namun hingga kini alat tersebut tidak digunakan lagi bahkan alat tersebut begitu saja dibiarkan.

Kenangan tentang teknologi sederhana (Manual) alat penggilingan getah karet yang digunakan sekitar tahun 1980-an, menjadi sejarah bawa produksi karet di Balangan sejak puluhan tahun silam sudah berlangsung.

Karena petani karet kini sudah menggunakan pengolahan dengan pembekuan latek sendiri dikebunnya dengan berbentuk lum. Hal ini membuat alat penggilingan getah karet manual tidak lagi digunakan, sehingga begitu saja dibiarkan alat manual tersebut.

“Dulunya saat melakukan pemanenan di kebun karet, latek atau getah dibawa pulang terlebih dahulu untuk diolah di dalam sebuah tuangan, kemudian baru dibawa ke alat penggilingan manual yang tersedia di Desa, untuk mengurangi kadar airnya yang terkandung,” terang Jaini, dalam keterangannya, Sabtu (07/11/2020).

Setelah itu, getah yang digiling menggunakan alat manual tersebut dibawa pulang kembali untuk dipanggang di atas bara api, untuk menghilangkan kadar air yang tersisa pada getah tersebut.

“Kemudian getah yang sudah dipanggang tersebut akan dikumpulkan dan dibawa ke pasar getah untuk dijual ke pengepul,” ungkapnya.

Semantara itu Ramah Bahtiar mengatakan, alat penggilingan getah karet manual yang ada dikampungnya tersebut sangat bersejarah bagi para petani dahulu, karena alat tersebut sangat sering digunakan saat mengolah hasil panen karet.

“Alat ini meski tidak digunakan lagi oleh para petani, mestinya alat ini jangan sampai hilang. Karena banyak pelajaran berharga dari alat sederhana ini, yang belum tentu para generasi masa kini tahu kisah dan perjuangan petani karet dulu dalam mengolah hasil panen karet,” pungkasnya,

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Siap-siap, Pembayaran Parkir Non Tunai Di Aceh

Read Next

Akibat Rem Blong Truk Fuso Hantam 11 Kendaraan di Songgoriti Malang