ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
18 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Pertama Diresmikan di Sulsel, Program Kotaku di Ela-Ela

Pertama Diresmikan di Sulsel, Program Kotaku di Ela-Ela

Konfirmasitimes.com-Jakarta (07/11/2020). Hasil kegiatan yang dilaksanakan program kota tanpa kumuh (Kotaku) di Kelurahan Ela-Ela, Kecamatan Ujung Bulu, tepatnya di lingkungan Ekadamai, pada Kamis (05/11/2020) telah diresmikan oleh Bupati Kabupaten Bulukumba, AM Sukri Sappewali.

Penandatanganan prasasti menandai selesainya kegiatan program kotaku dengan anggaran Rp1 miliar berupa pembangunan rehabilitasi jalan paving block dan drainase, pembuatan sumur gali dan pembuatan taman serta penghijauan.

Program kotaku merupakan salah satu upaya strategis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh di perkotaan, akses air minum layak, serta akses sanitasi layak.

Program kotaku dalam pelaksanaannya berbasis kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, masyarakat dan stakeholder lainya dengan menjadikan masyarakat dan pemerintah kabupaten sebagai pelaku utama.

Ketua Panitia Pelaksana, Rajamuddin menyampaikan, sebelum peresmian, pihaknya menyelenggarakan lomba kebersihan, lomba penghijauan, lomba foto dan lomba masak hasil tanaman pekarangan. Adapun pekerjaan fisik dilaksanakan secara swadaya oleh dua kelompok swadaya masyarakat (KSM) yaitu KSM Ujung Mujair dan KSM Berkah.

“Atas nama panitia, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang berpartisipasi dalam membantu kegiatan ini,” beber Rajamuddin.

Team Leader Kotaku Provinsi Sulawesi Selatan, Kalla Manta menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Bulukumba yang selama ini mendukung program kotaku. Kalla melanjutkan, dari 18 kelurahan di Sulawesi Selatan yang dapat anggaran kotaku, Kelurahan Ela-Ela jadi yang pertama melakukan peresmian dan paling tercepat kegiatannya selesai untuk tahun anggaran 2020.

“Begitu pula dari segi kualitas dan administrasi sangat luar biasa dari Kelurahan Ela-Ela,” puji Kalla.

Sebagai konsultan Kotaku, ia juga memuji Kabupaten Bulukumba karena beberapa kelurahan lainnya yang tidak masuk program kotaku mampu mereplikasi atau mencontoh kegiatan kotaku melalui dana kelurahannya masing-masing.

Ke depan tambah Kalla, pihaknya akan mendorong penataan ruang permukiman yang lebih luas atau berskala kawasan yang anggarannya Rp30 sampai Rp40 miliar rupiah.

“Olehnya itu kita juga bisa mendorong Bulukumba mendapatkan anggaran skala kawasan yang saat ini baru ada empat di Sulawesi Selatan, yaitu di Makassar, Gowa, Parepare dan Palopo,” terangnya.

Bupati AM Sukri Sappewali menyampaikan, program kotaku dimaksud meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di permukiman kumuh perkotaan dan mencegah timbulnya permukiman kumuh baru. Sehingga terwujud permukiman perkotaan yang layak huni, produktif, dan berkelanjutan.

Olehnya itu, Sukri mengatakan, pemerintah senantiasa berupaya mewujudkan terpenuhinya hak-hak dasar kehidupan bagi masyarakat, melalui kolaborasi kegiatan pemberdayaan seperti ini.

“Harapan kita, pembinaan kepada masyarakat marginal pemerintah dan stakeholder lainnya senantiasa dapat terus dilakukan, sehingga betul-betul dapat mengangkat derajat kehidupan masyarakat,” katanya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Limbah Medis Di Desa Sikaindah, Diduga Berasal dari Klinik di Jababeka

Read Next

Resep Spicy Sarden Sandwich, Menu Sarapan Akhir Pekan