Di PHK, Pilot Pilih Jualan Rujak di Pinggir Jalan

Di PHK, Pilot Pilih Jualan Rujak di Pinggir Jalan

Konfirmasitimes.com-Jakarta (07/11/2020). Baru-baru ini viral dimedia sosial, seorang Pilot maskapai jualan rujak di pinggir jalan sambil mengenakan seragam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pilot tersebut memilih berjualan rujak lantaran dirinya tak lagi bekerja di maskapai usai terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) karena pandemi covid-19.

Foto pilot asal Malaysia itu menjadi viral setelah dibagikan pengguna Facebook Mohamad Zawawi Ahmad.

Zawawi menceritakan kisah putranya yang bekerja sebagai pilot tapi kini malah jualan makanan di pinggir jalan.

Menurut keterangan Says, sang pilot berjualan rujak demi memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Bermodalkan meja kecil dan peralatan seadanya, putra Zawawi itu berjualan dengan mengenakan seragam pilotnya.

“Kemarin putra saya yang bernama Kapten Azrin Mohamad Zawawi, membuka usaha makanan bernama ‘Kapten Corner’ di Boom Town, Subang. Ia mengenakan seragam pilotnya untuk berjualan,” kata Zawawi.

Sang anak bernama Azrin tersebut memilih berjualan memakai seragam pilotnya lantaran ia tak tahu kapan bisa kembali menerbangkan pesawat.

“Untuk semua teman-teman di sini, jangan lupa kunjungi tempat jualannya ini. Ia menjual berbagai jenis makanan enak. Seperti mee curry hun sup, laksa utara dan rojak buah,” kata sang ayah.

Dilihat dari foto yang dibagikan sang ayah, tampak Azrin sedang sibuk meracik rujak pesanan pembeli.

Ia mengenakan celemek untuk melindungi seragam pilotnya dari cipratan bumbu rujak yang ia racik.

Unggahan sang ayah terkait anaknya yang seorang pilot lalu memutuskan jualan rujak di pinggir jalan usai kena PHK, sontak mengundang respon positif dari warganet.

Menjadi seorang pilot tidak pernah menjadi impian pilot yang viral ini, tetapi pilot yang diketahui bernama lengkap Kapten Azrin Mohmad Zawawi ini sudah menghabiskan dua dekade terakhir di angkasa.

Sayangnya, seperti banyak pilot di seluruh dunia, Azrin baru-baru ini di-PHK oleh perusahaannya Malindo Air, karena lebih dari 2.000 karyawan kehilangan pekerjaan minggu lalu karena dampak pandemi Covid-19.

“Tidak banyak yang dapat Anda lakukan tentang itu. Tidak banyak yang dapat dilakukan perusahaan juga. Anda tidak bisa membayangkan dampak pandemi ini pada semua orang.

“Perusahaan harus mengurangi operasi dan biaya untuk tetap bertahan dan sayangnya saya adalah salah satu orang yang harus dilepaskan,” kata Azrin, dalam keterangannya saat wawancara dengan Malay Mail.

Azrin telah bekerja dengan empat maskapai berbeda, memulai karirnya sebagai pilot pada tahun 2000 dengan Malaysia Airlines sebelum bergabung dengan Firefly pada tahun 2007.

Dia kemudian menghabiskan waktu singkat di Jakarta bersama Lion Air sebelum pindah ke Malindo pada 2015.

Meskipun dia belum bisa mengenakan seragam pilotnya untuk terbang di angkasa, Azrin telah menemukan kegunaan lain dari pakaiannya ketika dia menarik perhatian pengguna media sosial dengan menyapa pelanggan dengan perlengkapan pilot lengkap di makanannya yang baru dibuka. warung bernama “Kapten Corner” di Subang Jaya.

Ayah empat anak ini juga mengaku tidak terlalu kesal karena di-PHK karena sudah berencana terjun ke bisnis makanan bersama istrinya Latun Noralyani Meor Aminudin.

Setelah Azrin berkonsultasi dengan ayahnya, dia memutuskan untuk membuka warung sebagai sarana untuk menutupi hilangnya pendapatan.

“Saya akan mengatakan saya masih cukup beruntung dan bahagia dibandingkan kebanyakan. Istri saya mendapat ide untuk membuka warung makan kami sendiri dan kami memulai bisnis kami hanya seminggu sebelum saya di-PHK,” kata Azrin.

“Kami sudah melakukan transisi atau perubahan dalam hidup kami, jadi ini saat yang tepat untuk mewujudkannya.”

Azrin juga menuturkan bahwa ibu mertuanya adalah kepala koki sedangkan istrinya Noralyan, adik ipar dan dirinya sendiri adalah penjaga warung Kapten Corner yang berlokasi di Boomtown, USJ11, menjual makanan khas utara yang enak seperti kari mee, sop bihun, laksa. utara dan rojak buah.

Pria 44 tahun, yang tinggal di Shah Alam, menambahkan bahwa dia awalnya tidak mengenakan seragam pilotnya untuk menjaga kios tetapi bersyukur dia melakukannya, karena dia menjadi viral di media sosial karenanya.

“Saat pertama kali kami buka dua minggu lalu, saya mengenakan pakaian kasual dan pelanggan saya terus bertanya di mana seragam saya. Mereka ada benarnya. Lagipula warung saya namanya ‘Kapten Corner’, ”kata Azrin.

“Mereka terus meminta saya untuk memakainya sehingga istri saya meyakinkan saya untuk memakainya dan kemudian saya tidak punya pilihan,” candanya.

Meskipun dia bersyukur atas bisnis yang stabil dan umpan balik positif yang dia terima sejauh ini, Azrin mengatakan bahwa dia masih terbiasa dengan pekerjaan barunya dan sangat sedikit waktu luang yang tersedia untuknya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Banyak Anak Muda Alami Gangguan Kecemasan Saat Pandemi

Read Next

Tips dan Trik Menjaga Kesehatan Kulit Musim Hujan