ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
23 January 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Catat! Ini Dia Kriteria Penerima Prakerja Gelombang 11

Konfirmasitimes.com-Jakarta (06/11/2020). Pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 11 telah berlangsung pada 2-4 November 2020.

Pendaftar Prakerja gelombang 11 mencapai angka 6 juta orang, yang memperebutkan kuota sebanyak 382.868.

Kuota ini berasal dari jumlah penerima Prakerja gelombang 1hingga gelombang 10 yang dicabut kepesertaannya.

Pelaksana program Kartu Prakerja dapat mencabut kepesertaan penerima, jika dalam waktu 30 hari tidak membeli pelatihan pertama.

Dilihat dari jumlah pendaftar dengan banyaknya kuota yang disediakan, persaingan pendaftar Prakerja gelombang 11 terbilang tinggi dan sangat ketat.

Bagaimana menentukan yang menjadi penerima Kartu Prakerja gelombang 11?

Kriteria penerima Kartu Prakerja gelombang 11

Dalam keterangannya Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu, Kamis (05/11/2020) mengatakan bahwa ada beberapa kriteria yang digunakan untuk menentukan peserta yang lolos sebagai penerima.

Salah satunya, peserta lolos dipastikan tidak masuk dalam daftar larangan penerima.

“Sesuai dengan Permenko Nomor 11 Tahun 2020, Kartu Prakerja terbuka untuk mereka yang berusia di atas 18 tahun dan tidak termasuk dalam blacklist,” kata Louisa kepada media.

Daftar yang dilarang mendaftar sebagai penerima Kartu Prakerja meliputi ASN, anggota Polri/TNI, dan pelajar.

Selain itu, mereka yang sudah menjadi penerima bantuan sosial yang lain.

Penyelenggara Kartu Prakerja juga memberikan prioritas kepada kelompok yang terdampak pandemi Covid-19.

“Untuk tahun 2020 ini program Kartu Prakerja juga memberi prioritas pada mereka yang menjadi korban pandemi,” kata Louisa.

Kini, pelaksana Kartu Prakerja tengah melakukan seleksi dan akan segera mengumumkan hasilnya.

“Masih dalam proses seleksi, akan segera kami umumkan hasilnya,” kata Louisa.

Setiap peserta lolos akan mendapatkan biaya pelatihan sebesar Rp 1 juta, yang tidak bisa dicairkan.

Setelah menyelesaikan pelatihan pertama, penerima akan mendapatkan insentif sebesar Rp 600.000 per bulan selama empat bulan dan insentif survei kebekerjaan sebesar Rp 150.000 untuk tiga kali survei.

Dalam program Kartu Prakerja ini, pemerintah menggelontorkan dana sekitar Rp 20 triliun dengan target penerima sekitar 5,6 juta peserta.

Pada gelombang 1-10, sebanyak 36.044.167 orang mendaftar Prakerja. Dari jumlah itu, sebanyak 5.597.179 orang sudah menjadi penerima Kartu Prakerja.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Anggota DPR Minta Agar Kelas Menengah Diberi Bantuan Dikala Resesi

Read Next

Begini Cara Membuat Daftar Isi Otomatis Yang Lebih Mudah