Tempat Favorit Belajar Daring, Perpustakaan Umum Blora Ada Free Wifi

Favorit Belajar Daring

Perpustakaan Umum Blora Jadi Tempat Favorit Belajar Daring

Konfirmasitimes.com-Jakarta (03/11/2020). Di Blora, Gedung Perpustakaan Umum yang dikelola Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) menjadi tempat favorit para pelajar dan mahasiswa saat ini.

Sistem pembelajaran daring memaksa mereka untuk bisa mengikuti perkuliahan secara jarak jauh yang membutuhkan koneksi internet cepat.

Seperti yang dilakukan Neni Virginia Rachmatika saat mengikuti perkuliahan jarak jauh di Perpustakaan Umum Blora dengan memanfaatkan fasilitas wifi gratis untuk mengerjakan Ujian Tengah Semester (UTS), Senin (02/11/2020).

Salah satu mahasiswi Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) asal Blora ini nampak santai namun tetap serius mengerjakan UTS nya dengan duduk di ruang baca.

Dirinya mengaku senang dan sering datang ke Perpustakaan Umum Blora untuk mengikuti kuliah atau mengerjakan tugas dari dosen.

“Iya sering kesini. Suasananya tenang dan nyaman sehingga betah disini. Kalau di rumah tidak bisa fokus. Kami berharap kedepan fasilitas Perpustakaan Umum Blora ini bisa ditambah lagi agar lebih lengkap, baik dari segi buku literasi maupun fasilitas digitalnya. Mantaplah, apalagi gedungnya baru,” ungkap Neni.

Selain Neni, banyak juga mahasiswa dari Poltekkes Kemenkes Semarang Kampus Blora, dan STAI Khozinatul Ulum Blora yang kerap hadir mengunjungi Perpustakaan Umum untuk menyelesaikan tugas belajarnya.

Hal yang sama juga disampaikan Tiara, salah satu pelajar SMA yang sedang asik mengerjakan tugas belajarnya di beranda atas Gedung Perpustakaan Umum Blora. Dirinya bersama teman-teman asik membuat video dokumentasi pembelajaran yang ditugaskan oleh gurunya.

“Biasanya kesini berdua atau bertiga, untuk mengerjakan tugas dan mencari referensi buku pelengkap. Cukup nyaman dan asri, jadi enak untuk diskusi bersama teman-teman,” kata Tiara.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Blora, Aunur Rofiq,  melalui Kepala Bidang Perpustakaan, Nugraheni Wahyu Utami menerangkan bahwa selama pandemi Covid-19 ini pihaknya tetap membuka layanan perpustakaan untuk umum dengan tetap memberlakukan protokol kesehatan.

Protokol kesehatan tetap kita kedepankan. Sebelum masuk gedung kita sediakan alat cuci tangan di depan, kemudian pengukuran suhu tubuh, wajib memakai masker dan duduk berjarak.

“Memang akhir-akhir ini pengunjung kebanyakan adalah adik-adik SMA dan mahasiswa. Mereka berkunjung untuk mengerjakan tugas dan sekolah daring, bahkan ada yang kuliah daring,” jelas Nugraheni.

Menurut Nugrahebi, biasanya sebelum pandemi lebih ramai lagi karena setiap hari selalu banyak anak-anak SD, SMP yang berkunjung.

“Namun untuk sementara ini kunjungan anak-anak kita batasi sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19. Hanya yang berusia 14 tahun ke atas yang boleh ke Perpustakaan,” tambahnya.

Saat ini, rata-rata setiap hari ada sekitar 40 hingga 50 pengunjung setiap harinya. Sementara itu untuk jam pelayanan setiap hari Senin hingga Kamis mulai pukul 07.30 WIB hingga 15.30 WIB, dan khusus hari Jumat mulai 07.00 hingga 11.30 WIB.

“Kami mempersilakan masyarakat bisa memanfaatkan keberadaan Gedung Perpustakaan Umum ini untuk melaksanakan kegiatan literasi. Gedung ini dibangun untuk umum sehingga seluruh masyarakat boleh mempergunakannya, gratis,” jelasnya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Keluar Biaya Rp1 M, Ini Dia Bagian Wajah Ivan Gunawan yang Dioperasi Plastik

Read Next

Abaikan Hal Ini, Kemendagri Tegur 67 Kepala Daerah