Olahraga Lari atau Jogging? Jangan Salah Artikan, Keduanya Beda Loh

Konfirmasitimes.com-Jakarta (01/11/2020). Kalian pasti pernah melakukan lari ataupun jogging, setidaknya saat pelajaran olahraga di sekolah.

Baik lari ataupun jogging terbilang olahraga yang murah dan mudah, tetapi tidak semua orang sanggup melakukannya secara rutin. Hanya bermodalkan sepatu dan setelan olahraga sederhana, kita sudah bisa melakukan keduanya. Namun, ternyata masih banyak orang yang salah kaprah dalam menilai keduanya.

Olahraga Lari

Menurut pengertiannya sendiri, lari merupakan kegiatan menggerakan kedua kaki untuk melakukan gerakan berlari.

Menurut Djuminar (2004:13), pengertian lari adalah frekuensi langkah yang dipercepat sehingga terdapat suatu waktu dimana saat berlari kedua kaki mengalami kecenderungan badan melayang atau sekurang-kurangnya kaki tetap menyentuh tanah.

Lari juga merupakan sebuah cabang olahraga yang tertua dan populer. Terdapat salah satu penemuan di Gua Lascaux, Perancis yang berisi penggambaran awal olahraga lari.

Hal tersebut berasal dari era Paleotik Muda. Meskipun penggambaran tertua olahraga lari ditemukan di Perancis, tetapi sampai saat ini belum diketahui negara asal penciptanya. Namun, banyak yang menduga bahwa olahraga lari ditemukan oleh bangsa Yunani Kuno.

Olahraga lari terbagi ke dalam 3 macam, yaitu lari jarak pendek (sprint) dengan menempuh jarak 100, 200, dan 400 meter. Kedua, lari jarak menengah dengan kisaran jarak tempuh 800-1500 meter. Terakhir, lari jarak jauh atau marathon yang dilakukan dengan menempuh jarak antara 5000-10.000 meter.

Jogging

Jogging diambil dari kata jog dalam bahasa Inggris pada pertengahan abad ke-16. Istilah jogging sering digunakan dalam literatur Inggris dan Amerika Utara untuk menggambarkan gerakan yang cepat namun singkat, baik disengaja ataupun tidak.

Richard Jefferies seorang naturalis Inggris menulis tentang “joggers”, ia menggambarkan mereka sebagai orang dengan gerak cepat dan mengesampingkan orang lain yang mereka lewati.

Singkatnya adalah, jogging merupakan aktivitas berlari ringan atau bisa juga diibaratkan berjalan dengan cepat.

Perbedaan

Jogging tidak akan membakar kalori lebih banyak dibanding berlari, tetapi jogging dapat bermanfaat jika dilakukan dalam jangka waktu panjang dan secara terus menerus (rutin).

Seseorang bisa dikatakan sedang berlari ketika mencapai kecepatan minimum 6 mph atau miles per hour. Sedangkan jogging dilakukan dengan ritme yang lebih lambat, yaitu kurang lebih 3 sampai 6 mph saja. Ritme yang lebih lambat tersebut membuat otot kaki yang digunakan saat jogging cenderung lebih ringan.

Dilansir dari media, Adnan Munye seorang pendiri AMMFitness mengatakan bahwa jogging memiliki irama atau gerakan melenting, sementara berlari terdiri dari langkah yang lebih panjang dan gerakan lengan yang lebih cepat.

Manfaat

Olahraga lari bermanfaat untuk menurunkan berat badan, meningkatkan fungsi organ tubuh, dan menjaga kesehatan otot. Sedangkan jogging bermanfaat dalam meningkatkan energi, menurunkan tekanan darah, dan menguatkan kekebalan tubuh.

Terlepas dari perbedaan keduanya, masing-masing memiliki manfaat tersendiri seperti yang sudah disebutkan di atas. Semua kembali kepada diri kita, disesuaikan dengan apa yang kita butuhkan.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Menhub Pastikan Pelabuhan Patimban Mulai Beroperasi Minggu Ketiga November 2020

Read Next

Kronologi Kejadian Pengeroyokan 2 Anggota TNI Oleh Pengendara Moge