Tega!, Bayi Diduga Dibuang Ibunya di Sungai, Hingga Dimakan Biawak

bayi

Konfirmasitimes.com-Jakarta (31/10/2020). Seorang bayi ditemukan di Sungai. Bayi tersebut nampak dimakan biawak di Sungai Ciporang ternyata baru lahir. Sebab Mayat bayi itu masih mempunyai tali pusar di perutnya.

Bayi dimakan biawak itu ditemukan warga Desa Pajawanlor, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan.

Bayi dimakan biawak itu dalam kondisi sudah membusuk. Sementara kaki kiri si bayi sudah putus.

Berdasarkan penemuan tersebut, polisi mencari orangtua yang tega membuang bayinya hingga dimakan biawak. Peristiwa itu terjadi di Sungai Ciporang.

“Jasad bayinya sudah dibawa ke RSUD 45. Sudah tak lagi utuh sewaktu ditemukan warga. Tubuhnya membusuk, kaki kirinya putus dimakan biawak,” kata Danu Radity dalam keterangannya, Jumat (30/10/2020).

Mayat bayi lelaki itu ditemukan tak lagi utuh di aliran Sungai Ciporang, Senin (26/10/2020) lalu.

Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Danu Radity menduga bayi itu dibuang orangtuanya ke sungai. Bayi itu pun mengambang, hingga ditemukan biawak.

Bayi dimakan biawak itu diduga dibuang ibunya setelah lahir.

Kronologi

Berdasarkan keterangan saksi-saksi, mayat bayi malang itu ditemukan hari Senin sekitar pukul 08.45 WIB.

Mayat bayi yang tidak lagi utuh itu ditemukan warga Desa Pajawanlor, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan sudah dalam keadaan membusuk. 

Mengenaskan, kaki kiri si bayi tersebut sudah tidak ada lantaran diduga habis dimakan biawak.

“Jasad bayinya sudah dibawa ke RSUD 45. Sudah tak lagi utuh sewaktu ditemukan warga. Tubuhnya membusuk, kaki kirinya putus dimakan biawak,” kata AKP Danu Radity dalam keterangannya, Jumat (30/10/2020).

Mayat bayi lelaki itu ditemukan tak lagi utuh di aliran Sungai Ciporang, Senin (26/10/2020) lalu.

Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Danu Radity menduga, orang tua bayi sengaja membuang bayinya ke sungai. Bayi yang menggambang kemudian jadi santapan biawak.

Diduga, bayi tersebut dibuang orang tuanya sendiri.  Berdasarkan keterangan saksi-saksi, mayat bayi malang itu ditemukan hari Senin sekitar pukul 08.45 WIB.

Warga saat itu mencurigai terdapat bangkai di aliran sungai. Setelah diperiksa, adalah mayat bayi.

“Kami menduga bayi itu dibuang orangtuanya setelah lahir. Sebab, ketika ditemukan, masih ada tali pusar di perutnya,” kata dia.

Polisi akan melakukan pengusutan dan mencari identitas orangtua pembuang bayi tersebut.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Pengawas TPS di Desa Rawang Masih Kosong Meski 2 Kali Perpanjang Pendaftaran

Read Next

ASN Tak Netral, Bawaslu Bantul Kirimkan Surat ke KASN