Ibu-ibu di Medan Demo Protes Menentang Pernyataan Presiden Prancis

aksi

Konfirmasitimes.com-Jakarta (31/10/2020). Belasan orang yang didominasi ibu-ibu melakukan unjuk rasa di depan Masjid Al Yasamin, Jalan Iskandar Muda Baru, Medan, Jumat (30/10/2020).

Dalam aksi unjuk rasa tersebut, berkaitan dengan adanya pernyataan Presiden Prancis, Emmanuel Macron yang dinilai telah menghina agama Islam dan mendiskreditkan Muslim yang mengaitankan dengan tindakan terorisme.

Para massa aksi juga menginjak dan merobek gambar Macron. Tidak hanya itu, para pendemo juga membawa poster yang isinya mendukung aksi Anzorov.  “Syahid Abdullah Abdullah Anzorov,” tertulis dalam salah satu poster.

Para pengunjuk rasa juga mengajak masyarakat memboikot produk-produk dari negara Prancis. Dua tas buatan Prancis mereka rusak dengan pisau sebagai sebagai simbol ajakan itu.

“Kami rela mati demi Rasulullah,” teriak salah satu massa aksi.

Berdasarkan keterangan dari salah satu pengunjuk rasa yang masih tak rela Rasulullah dijadikan dihina mengatakan bahwa, “Zaman ini kami mendengarnya (penghinaan), dan bagi kami itu penghinaan yang paling berat. Ayah kita saja dihina kita tak terima. Bagi kami tidak ada cara lain. Hanya inilah yang bisa kami lakukan,” kata Bunda Roni.

Unjuk rasa berlangsung dengan durasi sekitar 30 menit. Selesai melakukan aksinya, belasan demonstran membubarkan diri.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Seorang Nelayan Hilang Usai Jolloro yang Ditumpangi Terbalik

Read Next

Warga Gading Serpong Dibuat Geger, Muncul Pria Tenteng Pistol