Harapan Jokowi Agar Indonesia Jadi Pusat Fesyen Muslim Dunia

Konfirmasitimes.com-Jakarta (29/10/2020). Presiden Joko Widodo mengungkapkan cita-citanya menjadikan Indonesia sebagai pusat fesyen muslim dunia. Hal tersebut disampaikannya saat membuka festival ekonomi syariah Indonesia (ISEF) tahun ini.

Dalam keterangannya Presiden Joko Widodo, Rabu (28/10/2020) mengatakan bahwa sebagai negara muslim terbesar dunia, dirinya menilai Indonesia mampu memiliki produk halal unggulan dari kosmetik, makanan dan minuman, hingga fesyen. Dia bahkan ingin Indonesia menjadi pusat rujukan ekonomi syariah global.

“Kita punya banyak produk halal unggulan, kosmetik, makanan dan minuman, fesyen. Untuk fesyen kita bahkan punya cita-cita menjadi pusat fesyen muslim terbesar di dunia,” katanya.

Tak mau hanya memiliki beberapa produk unggulan, Jokowi ingin Indonesia memiliki sebuah ekosistem ekonomi syariah yang mampu membangunkan raksasa yang sedang tidur.

Maksud dari raksasa yang sedang tertidur, menurut dia, adalah mengembangkan potensi yang sebetulnya sudah ada mengingat Indonesia merupakan negara muslim terbesar dunia.

Sehingga, sudah seharusnya, kata Jokowi, Indonesia memiliki industri keuangan syariah yang diperhitungkan dunia.

“Sayangnya potensi besar di Indonesia belum dimanfaatkan dengan baik, karena itu upaya pengembangan yang integratif dan komprehensif perlu dilakukan,” lanjutnya.

Dalam memaksimalkan potensi ini, ia ingin berbagai regulasi dibenahi agar industri dapat bergerak secara cekatan dan efisien.

Dia juga menambahkan bahwa pengembangan ekonomi syariah yang berbasis sektor riil, padat karya, dan industri halal berpotensi memperluas penyerapan tenaga kerja dan membuka peluang usaha baru.

“Terakhir, Indonesia sebagai negara populasi islam terbesar dunia saya harap dengan mewujudkan Indonesia menjadi center of excellent hub ekonomi syariah global,” tutupnya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Gelapkan Dana Nasabah Bank Hingga Rp 4 M, Begini Modus Si Pelaku

Read Next

Jangan Sampai Salah! Perhatikan Hal Penting Berikut Saat Transaksi Non-Tunai