Di Bandung, Polisi Ungkap Pabrik Uang Palsu

Konfirmasitimes.com-Jakarta (29/10/2020). Komplotan pembuat sekaligus pengedar uang palsu yang beroperasi di daerah Gegerkalong Kota Bandung ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya dalam keterangannya menyampaikan bahwa komplotan tersebut beranggotakan empat orang yang bertugas memproduksi hingga mengedarkan kepada pemesan.

Para tersangka, antara lain berinisial KP operatit scanner uang asli dan edit, AS operator mesin cetak GYO dan Film, AS bertugas mencari pendana atau konsumen dan MRS asisten operator dan pembuat nomor seri.

“Penggeledahan di daerah Gegerkalong dan mendapatkan empat orang pelaku yang sedang melakukan kegiatannya, membuat kertas seperti uang, oleh karenanya ditangkap dan dibawa ke polres untuk dilakukan pemeriksaan lebih mendalam,” kata Ulung.

Menurutnya, pelanggan dari produksi uang palsu ini berada di Jakarta. Hasil penangkapan penyidik mengamankan barang bukti uang palsu dan alat produksi.

“Barang bukti yang didapati saat ini adalah berupa printer kemudian kertas seperti uang sebanyak Rp600 juta,”

Menurutnya, sebagian dari empat orang ini bertugas membuat nomor seri untuk pecahan uang palsu tersebut.

“Dari empat orang tersebut sebagai pekerja yang mencetak dan memberikan nomor seri kemudian mereka akan memberikan hasil uang itu kepada pemesannya. Adapun pemesannya adalah dari Jakarta dan sedang dilakukan penyelidikan dan sedang dikejar oleh petugas,” katanya.

Dalam transaksinya, untuk pecahan uang palsu senilai Rp800 juta dihargai Rp300 juta.

“Belum ada (yang diedarkan), sampai saat ini baru pemesannya saja, baru dicetak sudah ditangkap tim dari Reskrim. Mereka mendapat pesanan dari seorang di Jakarta yang sedang dilakukan pengembangan oleh anggota Reskrim,” terangnya. 

Akibat perbuatannya, mereka dijerat Pasal 37 ayat 1 jo pasal 26 ayat 1 Undang-Undang RI nomor 7/2011 tentang Mata Uang dan Pasal 244 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Jamaah Umrah Indonesia yang Sesuai Kriteria dari Arab Saudi, Tercatat Lebih dari 20 Ribu Orang

Read Next

Lebih dari Rp. 1 Triliun Dana Kartu Prakerja Kembali ke Kas Negara