BI: Pulihkan Kesehatan dan Ekonomi Jangan Dikotomi

bank indonesia

Konfirmasitimes.com-Jakarta (29/10/2020). Pemulihan kesehatan dan ekonomi harus berjalan beriringan. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dengan tegas menyampaikan agar tidak ada dikotomi antara memilih pemulihan kesehatan atau ekonomi dalam mengatasi persoalan pandemi Covid-19 di Indonesia.

Dalam webinar yang digelar Gerakan Pakai Masker bersama Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) bertajuk “Menavigasi Pemulihan Kesehatan dan Ekonomi Nasional di Tengah Pandemi”, Perry menegaskan kembali agar keduanya berjalan beriringan antara kesehatan dan ekonomi.

“Karena itu gerakan pakai masker sangat penting, sebab sektor ekonomi bisa berjalan kalau protokol sederhana pakai masker bisa diterapkan, ditambah dengan jaga jarak dan rajin mencuci tangan. Sehingga pada akhirnya kita bisa fokus keduanya menyelesaikan sektor kesehatan dari sisi Covid-19 dan juga memulihkan ekonomi,” kata Perry di Jakarta, Rabu (28/10/2020).

Perry menyebutkan, penanganan Covid-19 saat ini masih terus berjalan sambil mencari alternatif penyelesaian ekonomi. Bank Indonesia, kata Perry, telah mengkalkulasi di tengah pandemi Covid-19 masih ada sektor-sektor ekonomi memiliki risiko terpapar yang rendah.

“Kami Sudah mapping, misalnya untuk industri makanan minuman, farmasi dan industri tanaman perkebunan bisa lebih dulu. Belum lagi sektor lain yang tinggal kita prioritaskan,” kata Perry.

Adapun dari sisi perbankan, BI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga terus berkoordinasi untuk mendukung dunia usaha.

“Ini yang kami lakukan juga bersama Menkeu Sri Mulyani, mempercepat realisasi anggaran sehingga stimulus fiskal bisa mempercepat permintaan. BI dan OJK juga memberikan stimulus. Selanjutnya ada peran digitalisasi juga harus dipercepat, karena ini efektif untuk mendorong belanja di masa pandemi,” katanya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Pekerjaan Ini Bisa Sebabkan Demensia

Read Next

Jalan-jalan ke Bali, Jangan Lupa Belanja Oleh di Tempat Ini