Ledakan di Sekolah Agama di Pakistan, 7 Tewas

Ledakan Bom Seminari Pakistan, 7 Tewas

Konfirmasitimes.com-Jakarta (28/10/2020). Sedikitnya tujuh orang tewas dan 70 lainnya cedera dalam ledakan Selasa pagi di sebuah seminari di kota Peshawar , Pakistan , kata dokter kepada The Dawn.

“Tujuh orang tewas dan 70 luka-luka, termasuk anak-anak, dibawa ke fasilitas itu,” kata Mohammad Asim, juru bicara Rumah Sakit Lady Reading.

Menurut dia, korban luka langsung mendapat penanganan medis.

Polisi mengonfirmasi insiden tersebut, mencatat bahwa penyebab ledakan sedang diketahui.

Kemungkinan penyebab ledakan di sebuah seminari di kota Peshawar, Pakistan, yang menewaskan 7 orang, bisa jadi adalah alat peledak rakitan, lapor The Dawn, mengutip keterangan polisi.

“Laporan awal menunjukkan bahwa alat peledak rakitan digunakan dalam ledakan itu,” kata Inspektur Polisi Senior Mansour Aman.

Dia mencatat bahwa tempat kejadian itu ditutup, polisi sedang mengumpulkan bukti.

“Sebuah ledakan terjadi di seminari saat belajar Alquran. Seseorang membawa tas ke dalam seminari,” kata petugas polisi Wakar Azim.

Ia mencatat bahwa ada dua guru di antara yang terluka.Polisi kemudian mengklarifikasi bahwa lebih dari 100 orang terluka dalam ledakan di seminari tersebut.

“Lima kilogram bahan peledak digunakan dalam ledakan itu,” kata Inspektur Polisi Senior Mansur Aman. Dia mencatat bahwa polisi sedang bekerja di lokasi ledakan dan terus mengumpulkan bukti.

Polisi mencatat bahwa saat ini tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Menteri Kesehatan Khyber Pakhtunkhwa Taimur Salim Jagra, yang tiba di lokasi ledakan, mencatat bahwa fokusnya adalah memberikan perawatan terbaik bagi yang terluka untuk meningkatkan peluang pemulihan mereka.Perdana Menteri Imran Khan mengatakan dia “sangat sedih dengan serangan teroris itu.”

“Saya turut berbela sungkawa kepada keluarga para korban dan saya berdoa agar korban luka segera pulih. Saya ingin meyakinkan bangsa saya bahwa kami akan memastikan bahwa para teroris yang bertanggung jawab atas serangan biadab pengecut ini dibawa ke pengadilan secepat mungkin,” tulisnya di Twitter .

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Serem, Ular Sanca 4 Meter Jebol Tembok Rumah Warga

Read Next

Wanita AS Meninggal Dua jam Pasca Pemakaman Putranya