Libur Panjang, KAI Tambah 27 KA Jarak Jauh dari Jakarta

Konfirmasitimes.com-Jakarta (27/10/2020). Pada momen libur panjang 27 Oktober hingga 1 November 2020, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta menambah jumlah perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ).

Berdasarkan keterangan tertulis, Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa menyampaikan, pada momen tersebut akan terdapat 27 perjalanan KAJJ per hari yang berangkat dari Daop 1 di titik keberangkatan awal Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Jakarta kota.

“Penambahan jumlah perjalanan tersebut dilakukan untuk dapat mendukung peningkatan volume penumpang pada moment libur panjang tersebut,” kata Eva, Jumat (23/10/2020).

Lebih lanjut, kata Eva, jumlah rata-rata penumpang per hari pada momen libur panjang bertambah hampir mendekati 2 kali lipat jika dibandingkan akhir pekan minggu lalu pada Jumat (16/10/2020) yakni sebesar 2.876 penumpang dengan total 18 KA yang beroperasi di Daop 1.

Berikut jadwal keberangkatan 27 KA dari Daop 1 periode 27 Oktober hingga 1 November 2020:

Stasiun Gambir

KA 7030A Argo Parahyangan (Gambir-Bandung), keberangkatan 1 – 31 Oktober 2020 pukul 07.50 WIB

KA 10 Argo Dwipangga (Gambir-Solobalapan), keberangkatan 1 – 31 Oktober 2020 pukul 08.00 WIB

KA 4 Argo Bromo Anggrek (Gambir-Surabaya Turi), keberangkatan 1 – 31 Oktober 2020 pukul 08.15 WIB

KA 84B Taksaka (Gambir-Yogyakarta), keberangkatan 28 Oktober 2020 pukul 09.30 WIB

KA 44 Argo Parahyangan Excellent (Gambir-Bandung), keberangkatan 1 – 31 Oktober 2020 pukul 15.40 WIB

KA 72 Bima (Gambir-Surabaya Gubeng), keberangkatan 1 – 31 Oktober 2020 pukul 16.40 WIB

KA 76C Gajayana (Gambir-Malang), keberangkatan 2, 9, 16, 23, 25, 27, 28, 30 Oktober 2020 pukul 18.00 WIB

KA 82 Sembrani (Gambir-Surabaya Pasar Turi) keberangkatan 27 Oktober 2020 pukul 19.00 WIB

KA 96F Taksaka Fakultatif (Gambir-Yogyakarta) keberangkatan 27 Oktober 2020 pukul 19.20 WIB

KA 6A Argo Bromo Anggrek (Gambir-Surabaya Turi), keberangkatan 1 – 31 Oktober 2020 pukul 20.30 WIB

KA 8B Argo Lawu (Gambir-Solobalapan), keberangkatan 1, 2, 3, 5, 9, 10, 11, 12, 16, 17, 18, 19, 23, 24, 25, 26, 27, 28, 30, 31 Oktober 2020 pukul 21.00 WIB

KA 86B Taksaka (Gambir-Yogyakarta), keberangkatan 4, 8, 15, 22, 23, 27, 29 Oktober 2020 pukul 21.30 WIB

Stasiun Pasar Senen

KA 128C Anjasmoro (Pasarsenen-Jombang) keberangkatan 28 Oktober 2020 pukul 05.25 WIB

KA 306B Bengawan (Pasar Senen-Purwosari), keberangkatan 1 – 31 Oktober 2020 pukul 06.30 WIB

KA 340 Tegal Expres (Pasar Senen-Tegal), keberangkatan 1 – 31 Oktober 2020 pukul 07.40 WIB

KA 136 Dharmawangsa (Pasar Senen-Surabaya Pasarturi), keberangkatan 3, 4, 10, 11, 17, 18, 24, 25, 31 Oktober 2020 pukul 08.25 WIB

KA 322 Serayu Pagi (Pasar Senen-Purwokerto), keberangkatan 1 – 31 Oktober 2020 pukul 09.15 WIB

KA 112C Gaya Baru Malam Selatan (Pasar Senen-Surabaya Gubeng), keberangkatan 28, 30 Oktober 2020 pukul 10.15 WIB

KA 292 Matarmaja (Pasar Senen-Malang), keberangkatan 1 – 31 Oktober 2020 pukul 10.30 WIB

KA 118 Brantas (Pasar Senen-Blitar), keberangkatan 2, 9, 16, 23, 27, 30, 31 Oktober 2020 pukul 13.30 WIB

KA 256A Kertajaya (Pasar Senen-Surabaya Pasar Turi), keberangkatan 1 – 31 Oktober 2020 pukul 14.10 WIB

KA 114 Jayabaya (Pasar Senen-Malang), keberangkatan 2, 8, 9, 15, 16, 22, 23, 27, 28, 29, 30, 31 Oktober 2020 pukul 16.55 WIB

KA 148 Senja Utama YK (Pasarsenen-Yogyakarta) keberangkatan 27 Oktober 2020 pukul 18.55 WIB

KA 140A Mataram (Pasar Senen-Solobalapan), keberangkatan 27, 28 Oktober 2020 pukul 21.05 WIB

KA 326 Serayu Malam (Pasar Senen-Purwokerto), keberangkatan 1 – 31 Oktober 2020 pukul 21.25 WIB Stasiun Jakarta Kota

KA 254 Jayakarta (Jakarta Kota-Surabaya Gubeng), keberangkatan 1 – 31 Oktober 2020 pukul 11.45 WIB

KA 264 Menoreh (Jakarta Kota-Semarang Tawang) keberangkatan 27 Oktober 2020 pukul 19.00 WIB

Eva melanjutkan, walaupun perjalanan KA ditambah hingga 27 KA per hari dan volume penumpang meningkat, pihaknya mengaku tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Protokol tersebut dilakukan di area stasiun dan di atas KA seperti pembatasan okupansi penumpang maksimal 70 persen dari kondisi normal, lalu persyaratan penumpang wajib menunjukkan minimal rapid tes non reaktif berlaku 14 hari.

Para penumpang yang bersuhu badan tinggi atau lebih dari 37,3 derajat celsius juga tidak diizinkan naik kereta. Penumpang juga harus mengenakan masker beserta pelindung wajah (face shield) yang sudah disediakan.

“Setiap 30 menit sekali, seluruh fasilitas di stasiun dan kereta juga dilakukan proses pembersihan menggunakan disinfektan,” kata Eva.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Gramedia di Mal Taman Anggrek Akan Tutup Permanen?

Read Next

Pagi Ini, Para Tersangka Kasus Kebakaran Gedung Kejagung Diperiksa Polisi