Jangan Dilanggar! 7 Hal yang Pantang Dilakukan saat Melihat Komodo

Konfirmasitimes.com-Jakarta (27/10/2020). Pandemi covid-19 membuat semua orang dipaksa berada dirumah selama berbulan-bulan. Pasti tidak bisa dipungkiri keinginan untuk refreshing selalu ada. Bagi Anda yang Ingin jalan-jalan, tidak ada salahnya ke Taman Nasional Komodo.

Selain menyiapkan stamina saat melewati jalur yang cukup menantang, Anda juga perlu tahu beberapa pantangan saat bertemu komodo. Demi keselamatan diri, perhatikan beberapa hal yang harus Anda ingat.

Jangan melihat komodo jika sedang haid

Bagi wanita yang sedang haid atau kamu yang sedang memiliki luka basah, tak disarankan mendekati komodo. Sebaiknya informasikan terlebih dahulu kepada guide, supaya tetap aman. 

Komodo memiliki penciuman yang sangat sensitif terhadap aroma darah. Jika komodo mencium aroma tersebut, ia akan merasa lapar. 

Melihat komodo dari jarak aman

Wisatawan dilarang melihat komodo dari jarak dekat. Sebaiknya batasi jarak sekitar 3-5 meter dengan kadal raksasa tersebut.

Komodo memiliki sifat seperti ular yang terlihat diam, tetapi sebenarnya sedang mengincar mangsa. Komodo bisa menyerang tiba-tiba tanpa bisa diprediksi. Bahkan kecepatan larinya bisa mencapai 20 kilometer per jam. 

Hindari menyentuh sarang telur komodo

Jika kamu melihat lubang atau gundukan tanah di jalur pendakian, sebaiknya jangan disentuh. Itu adalah sarang telur komodo. Jangan sampai kamu memancing kemarahan komodo, ya! 

Dilarang memberi makan komodo

Gak hanya sensitif terhadap aroma darah, komodo juga bisa mencium aroma makanan. Jadi, disarankan tidak membawa makanan dengan aroma yang menyengat. Wisatawan juga dilarang memberi makan komodo demi keselamatan bersama. 

Jangan mengayunkan barang yang dibawa

Jika kamu membawa tas selempang atau botol minum, sebaiknya jangan diayunkan. Komodo akan menganggap barang tersebut adalah mangsanya. Sebaiknya simpan botol minum atau barang bawaanmu di dalam tas atau memakai tas ransel. 

Dilarang berbuat onar ataupun gaduh

Wisatawan dilarang berlari atau berteriak, karena hal tersebut dapat membuat komodo marah. Jika membuat kegaduhan, komodo bisa menyerang dan terjadi malapetaka. Saat panik, kamu juga harus tetap tenang. 

Jangan jalan sendirian saat di jalur tracking

Saat tiba di lokasi, kamu akan melihat komodo hidup bebas. Kadal raksasa ini berkeliaran di mana pun. Jadi, jangan sampai jalan sendirian dan jauh dari guide ya. Meskipun terlihat diam, komodo bisa melakukan serangan mendadak, lho.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Satu Hilang, Terseret Arus Sungai di Lampung

Read Next

Gramedia di Mal Taman Anggrek Akan Tutup Permanen?