Operator Buka Suara Terkait Kecelakaan di Tol Cipali

Konfirmasitimes.com-Jakarta (19/10/2020). Kecelakaan terjadi pada Ahmad Hanafi Rais di mana mobil yang ditumpanginya terlibat dalam kecelakaan beruntun di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali).

Infra Kirst Ade Sudiyono selaku CEO Toll Road Business Group Astra, meminta agar detil informasi dikonfirmasi ke Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). Astra sendiri mengelola Tol Cipali melalui Astra Infra Tol Road Toll Road Cikopo-Palimanan.

Menurutnya dari sisi operator tol pihaknya berusaha untuk meningkatkan layanan jalan tol termasuk menambah infrastruktur keselamatan pencegah kecelakaan dan fatalitas di jalan tol.

“Saya merasa teman-teman terus bergiat untuk membangun tambahan infrastruktur keselamatan seperti guardrail, wirerope, marka kejut/rumble dot, marka dan rambu himbauan batas kecepatan, dan sebagainya,” kata Ade, dalam keterangannya kepada media, Minggu (18/10/2020).

Ade pun menuturkan, dukungan dari pengguna jalan juga diperlukan. Dia berharap, standar berkendara yang aman agar bisa dilaksanakan saat berkendara.

“Yang sangat utama adalah aspek kecepatan. Mohon untuk selalu diingatkan bahwa dijalan tol ada batasan kecepatan maksimal yang diharapkan dipenuhi,” katanya.

“Memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi sangat membahayakan dan beresiko terhadap kecelakaan yang menyebabkan fatalitas,” tambahnya.

Menurutnya, kondisi pengemudi dan kondisi kendaraan juga harus dipersiapkan untuk berkendaraan di jalan tol. Dia mengatakan, pengendara harus sehat, prima dan jika mulai lelah dan mengantuk untuk beristirahat secukupnya.

Pihaknya juga mengingatkan, selama berkendaraan di musim penghujan juga memerlukan kehati-hatian yang ekstra. Selain jarak pandang yang terbatas, kondisi genangan air yang belum susut (aqua planning) bisa mengurangi daya cengkeram tapak ban di jalan raya.

“Kita juga terus menghimbau untuk kendaraan-kendaraan ODOL untuk juga bersedia untuk memenuhi ketentuan ukuran batas muatan maupun ukuran dimensi yang dipersyaratkan oleh Kementrian Perhubungan,” ujarnya.

“Jadi intinya, semua pihak diminta untuk terus mengkampanyekan upaya-upaya meningkatkan keselamatan berkendara di jalan tol,” tambahnya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Pembangunan MRT Jakarta Fase 2 Terancam Diundur

Read Next

Berkat BTS, Big Hit Kini Semakin Sukses