Di Palangka Raya, Usaha Pariwisata yang Langgar Prokes, Izinnya Terancam Dicabut

Palangka Raya

Konfirmasitimes.com-Jakarta (19/10/2020). Pemerintah Kota Palangka Raya telah menggerakkan berbagai sektor untuk pemulihan ekonomi setelah sebelumnya terganggu karena adanya pandemi covid-19.

Begitupun sektor pariwisata telah diberikan seluas-luasnya untuk kembali bangkit memberikan layananan pesona wisatanya, dengan catatan penerapan protokol kesehatan (Prokes).

“Terpenting para pelaku usaha pariwisata selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan covid-19 sebagaimana komitmen yang disepakati,” ungkap Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Didbudparpora) Kota Palangka Raya, Ikhwanudin, dalam keterangannya, Sabtu (17/10/2020).

Menurutnya, jangan sampai karena protokol kesehatan abai diterapkan di empat usaha wisata, akhirnya memunculkan penyebaran kasus baru covid-19. 

Karena itulah, semua aturan yang telah diberikan oleh pemerintah melalui satgas covid-19 harus dijalankan dengan baik. 

“Iya, bisa saja izin usaha yang telah diberikan pemerintah kemudian dicabut kembali, lantaran pelaku usaha wisata tidak menerapkan protokol kesehatan,” kata Ikhwanudin.

Dikatakan, pentingnya protokol kesehatan yang wajib dijalankan oleh pelaku usaha pariwisata, tidak lain untuk memberikan rasa aman, nyaman, sehingga masyarakat tidak ragu untuk berkunjung ketempat wisata

“Lengkapilah fasilitas pwnunjang protokol kesehatan. Seperti menyediakan tempat cuci tangan, menyediakan hand sanitizer, masker, alat termometer dan penunjang prokes lainnya,” kata Ikhwanudin.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Pilkada 2020, KPU Kalteng Tetapkan DPT Sebanyak 1.698.449 Jiwa

Read Next

Bawaslu Blora Perpanjang Pendaftaran Calon Pengawas TPS