Mayat Ditemukan Tinggal Kerangka di Hutan Jember

mayat

Konfirmasitimes.com-Jakarta (18/10/2020). Penemuan mayat pada Sabtu (17/10/2020) sore di sekitar kawasan hutan Gunung Manggar di Desa Kesilir, Kecamatan Wuluhan, Jember, Jawa Timur mengejutkan warga sekitar.

Bahkan kondisi mayat sudah mulai mengering dan nyaris tinggal kerangka dengan baju yang mulai menghitam.

“Pada Sabtu sore, Wagiran yang merupakan perangkat Desa Kesilir dan Harsanah yang merupakan purnawirawan TNI AD, mendapat informasi dari warga tentang ada sesosok mayat di hutan Manggar. Setelah di cek, benar ada mayat yang sudah membusuk dan mengering sehingga keduanya melapor ke Polsek Wuluhan,” kata Kapolsek Wuluhan, AKP Akhmad Mustofa, dalam keterangannya, Minggu (18/10/2020).

Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Wuluhan bersama puskesmas dan dibantu relawan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Wuluhan, mendatangi lokasi. Polisi juga mengajak petugas dari Perhutani karena lokasi penemuan mayat masuk areal hutan milik Perhutani tepatnya di di kawasan hutan Gunung Manggar petak 4 RPH Glundengan, Desa Kesilir.

Evakuasi kemudian dilakukan oleh tim gabungan untuk membawa jenazah ke RSUD dr Soebandi Jember. Polisi telah memeriksa beberapa warga sebagai saksi dan memasang garis polisi (police line) di sekitar titik penemuan mayat. Dalam olah TKP awal, polisi tidak menemukan barang-barang mencurigakan di sekitar lokasi.

“Saat kita angkat, jenazah sudah menempel ke tanah. Diperkirakan sudah meninggal sekitar sebulan lebih. Untuk perkiraan umur dan identitas, masih menunggu hasil otopsi yang dilakukan di RSD dr Soebandi,” tambah Kanit Reskrim Polsek Wuluhan, Aipda Sugianto.

Terkait kemungkinan pelaku merupakan penambang emas ilegal, polisi belum memastikannya.

“Penyelidikan kami, lokasi penemuan mayat dengan titik penambangan ilegal cukup jauh. Sekitar 3 kilometer dari lokasi (penambangan emas ilegal),” jelasnya.

Sebagai informasi, titik penemuan mayat di petak empat. Sedangkan kawasan di hutan Gunung Manggar yang banyak dijadikan lokasi penambangan emas ilegal antara lain berada di petak sebelas. Di petak tersebut, selama beberapa tahun terjadi penambangan emas ilegal yang sempat menimbulkan kerawanan sosial.

Pada Februari 2016, Polres Jember sempat mengerahkan ribuan aparat gabungan untuk pengamanan penutupan lubang-lubang penambangan emas ilegal. Namun setelah itu, aksi penambangan emas ilegal secara sembunyi-sembunyi diduga masih kerap berlangsung.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Kena Sanksi, KFC Senopati Ditutup

Read Next

Duh! Negara-negara di Dunia Terancam Sulit Bayar Utang