Kini Tujuh Desa di Sinjai Sulsel Bisa Menikmati Listrik

Konfirmasitimes.com-Jakarta (18/10/2020). Tujuh desa di Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan kini telah teraliri listrik.

General Manager PLN UIW Sulselrabar, Ismail Deu dalam keterangannya menyampaikan, PLN akan terus berkomitmen untuk mengalirkan listrik hingga ke pelosok negeri, tidak terkecuali di masa pandemi COVID-19.

Ismail mengatakan, PLN telah menyelesaikan proyek listrik 30 desa di Sinjai dan kehadiran listrik ini telah lama dinantikan masyarakat Desa Tangnga.

“Saat ini PLN sudah membangun 30 desa di Sinjai. Mudah-mudahan 15 desa yang tersisa bisa dituntaskan di tahun 2021,” katanya, Sabtu, (17/10/2020).

Tujuh Desa yang kini bisa menikmati listrik itu di antaranya Desa Bonto Katute, Desa Bonto Tengnga, Desa Batu Belerang, Desa Bonto Katute, Desa Barambang, Desa Biji Nangka dan Desa Kassi Bulleng.

PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 31.79 kilometer sirkuit (kms) dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 33.52 kms, serta 17 gardu distribusi dengan total kapasitas 850 kiloVolt Ampere (kVA) untuk melistriki 485 kepala keluarga yang berada di Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai.

Ismail menuturkan, masyarakat tak segan membantu PLN untuk menjaga suplai listrik agar tidak mengalami gangguan.

“Kami mohon kepada masyarakat untuk turut memelihara listrik, terutama jika ada pohon yang mendekati jaringan kiranya dapat merelakan pohonnya untuk dipotong. Karena jika tidak, akan dapat mengganggu kelangsungan pasokan listrik,” tuturnya.

Ismail berharap listrik di Desa Bonto Tengnga bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan meningkatkan perekonomian warga setempat.

“Harapan PLN kepada masyarakat, listrik bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan warga bisa lebih produktif lagi agar bisa memperbaiki ekonomi keluarga di Desa Tengnga dan Desa lainnya,” ujar Ismail.

Sementara itu, Bupati Sinjai Andi Seto Gashista Asapa mengucapkan  siap membantu terkait dengan pemangkasan pohon yang bisa mengganggu pasokan listrik di masyarakat.

“Untuk PLN, kami sebagai wakil dari masyarakat sangat siap membantu terkait dengan pemangkasan pohon yang mengganggu kabel listrik,” katanya dalam keterangan pers, Sabtu, (17/10/2020).

Kepala Desa Bonto Tengnga Kaswan Mahmud turut menyampaikan rasa syukurnya dan berharap listrik bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat di desanya.

“Listrik menjadi kebutuhan mendasar masyarakat, dan kewajiban kita semua untuk menjaganya. Mudah-mudahan hadirnya listrik bisa memperbaiki ekonomi keluarga,” ujarnya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Hati-hati, Ada Perbaikan di Ruas Tol Jagorawi

Read Next

Tradisi Sebar Apem Keong Mas Kini Jadi Warisan Budaya dan Wisata