Bupati Blora Meminta Maaf Karena Ini

blora

Konfirmasitimes.com-Jakarta (15/10/2020). Viral di media sosial dan menuai polemik. Bupati Blora meminta maaf.

Video Bupati Blora Djoko Nugroho bernyanyi dan berjoget tanpa mengenakan masker dan tidak menjaga jarak di acara pernikahan warga,

“Saya tidak pengin membenarkan apa yang saya sampaikan, dan tidak menyalahkan. Tapi silakan yang menyimpulkan lah. Bahwa saya salah, ya saya mohon maaf,” kata Djoko Nugroho dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (14/10/2020).

Kokok, sapaannya, lantas menceritakan kronologi kejadian itu. Bahwa saat itu, Senin (12/10/2020) sekitar pukul 10.30 WIB, dia datang di sebuah acara pernikahan.

“Saya datang saya melihat ada beberapa masyarakat yang tidak pakai masker, ajudan saya saya suruh ambil masker. Ambil masker dibagikan. Terus terang saya pengin ngecek protokol kesehatan bagaimana,” sebut Kokok.

Sesampainya di lokasi hajatan, lanjutnya, dia dipersilakan duduk. Saat itu acara masih sambutan. Kokok menyebut dia hadir karena diundang.

“Saat itu masih acara pokok sambutan-sambutan. Kemudian habis acara pokok, yang punya gawe pengin saya sambutan. Kaget, juga jangan saya. Kalau saya kan undangan saja. Kayaknya (yang punya hajatan) pengin saya beri sambutan. Kemudian saya duduk lagi pakai masker,” ujarnya.

Setelah sesi acara inti berupa sambutan, pada pesta pernikahan itu diisi hiburan oleh sejumlah penyanyi. Kokok mengaku diminta untuk mendendangkan lagu.

“Akhirnya saya nyanyi. Lepas masker. Setiap saya nyanyi di undangan ya lepas masker. Habis nyanyi, ya pakai masker lagi,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, video Bupati Blora Djoko Nugroho bernyanyi dan berjoget tanpa mengenakan masker dan tidak menjaga jarak di acara pernikahan warga, berbuntut panjang. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta Djoko menghukum diri sendiri karena ulahnya itu.

“Jangan kasih contoh yang buruk lah, untuk seluruh pemimpin. Kita ini butuh contoh, butuh teladan, butuh narasi positif. Kalau kemudian elite tidak berikan contoh, ya rusak,” kata Ganjar, Selasa (13/10).

Saat ditanya apakah Djoko perlu diberi sanksi, Ganjar bicara soal rasa malu. “Karena bupati, suruh sanksi diri sendiri aja. Kalau saya sudah malu,” tandasnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Blora, Dasum, menilai tindakan Bupati Djoko bernyanyi dan joget bareng tanpa masker sangat mencederai dan menyakiti masyarakat. Karena saat ini Pemkab Blora dengan tim gabungan tengah gencar melakukan operasi penegakan protokol kesehatan virus Corona atau COVID-19 hingga ke desa-desa.

Dia juga mendesak Satpol PP untuk bertindak adil dengan menerapkan aturan tanpa pandang bulu. “Bagi Satpol PP, tolong jika hal itu melanggar aturan harus ditegakkan. Aturan jangan diterapkan untuk rakyat saja,” tandas Dasum, Senin (12/10/2020).

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Facebook Batasi Akses Ke Publikasi New York Post Tentang Putra Biden

Read Next

Beli Pertamax Non Tunai Bisa Hemat Rp 250/Liter