Kasus Aktivis KAMI di Medan di Alihkan ke Mabes Polri

Konfirmasitimes.com-Jakarta (14/10/2020). Polisi mengamankan sejumlah aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Medan dan para aktivis tersebut dibawa ke Mabes Polri di Jakarta untuk diproses lebih lanjut.

“Penanganan kasus sekarang sudah diambil alih sama Mabes Polri gabungan dengan Polda Sumatera Utara dan Polrestabes Medan,” kata Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko, dalam keterangannya, Rabu (14/10/2020).

Namun Riko menolak merinci jumlah aktivis KAMI yang diamankan di Medan. Dia hanya mengatakan semuanya sudah dibawa ke Mabes Polri. “Kan semua dibawa ke Jakarta,” ucapnya.

Riko tidak membantah kemarin ada 3 aktivis KAMI yang dibawa ke Mabes Polri. Namun, dia menolak membeberkan jumlah yang telah diamankan dan diberangkatkan hari ini. “Nanti kita sampaikan,” ucapnya.

Riko juga membenarkan aktivis KAMI itu diduga melakukan pelanggaran UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Kan sudah disampaikan Pak Kapolda, saya kira sama … terkait rencana-rencana mereka dalam Whatsapp Group untuk membuat rusuh di Kota Medan,” jelasnya.

Rumah beberapa aktivis KAMI di Medan juga telah digeledah. Sejumlah barang bukti telah diamankan.

“Banyak. Nanti dipaparkan Pak Kapolda,” lanjutnya.

Sebelumnya, Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin menyatakan pihaknya telah menangkap Ketua KAMI Medan, Hairi Amri. Dia diduga terlibat kerusuhan saat menentang UU Cipta Kerja (Ciptaker) Omnibus Law di DPRD Sumut, Kamis (8/10) sore.

Penangkapan itu merupakan salah satu poin dalam pemaparannya di hadapan Forkopimda Sumut dan elemen buruh di rumah dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman Medan, Senin (12/10). Pada poin ketujuh paparannya, Martuani menuliskan, “Mengamankan Ketua Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Medan atas nama Hairi Amri, yang diketahui sebagai penyuplai logistik.”

Saat diwawancarai, Martuani menyatakan mereka sudah membuktikan keterlibatan kelompok tertentu.

“Sampai saat ini sudah kita buktikan dan kelompok itu memang ada. Nanti untuk keterangan berikutnya, mohon waktu,” jelasnya.

Martuani menyatakan Hairi sudah ditetapkan menjadi tersangka. “Sudah ditetapkan jadi tersangka,” katanya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Industri Butuh 250 Ribu Ahli Artificial Intelligence

Read Next

Polisi Uganda Gerebek Markas Calon Presiden Wine