Demo UU Cipta Kerja; Lebih dari 800 orang Diamankan Polri, Mayoritas Pelajar

Protes Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja dari Berbagai Kalangan

Konfirmasitimes.com-Jakarta (14/10/2020). Sebanyak 806 orang telah diamankan oleh pihak kepolisian saat aksi unjuk rasa menolak omnibus law UU Cipta Kerja pada Selasa (13/10/2020).

Hal tersebut diungkapkan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono.

Mayoritas dari mereka yang diamankan masih berstatus sebagai pelajar.

“Pelajar yang diamankan ada 806 orang,” kata Argo, Jakarta, Rabu (14/10/2020).

Selanjutnya, untuk mereka yang ditangkap dari kalangan massa bukan dari unsur pelajar, mahasiswa atau buruh sebanyak 156 orang. Kemudian, untuk buruh yang diamankan sebanyak 112 orang.

Kemudian, untuk mereka yang berstatus sebagai mahasiswa yang diamankan oleh pihaknya yakni sebanyak 29 orang.

“Mereka yang berstatus pengangguran ada 66 orang,” ujarnya.

Sebelumnya, Aksi unjuk rasa penolakan pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja yang digelar oleh Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI telah selesai dilakukan. Aksi itu sendiri telah bubar dengan tertib sejak pukul 16.00 Wib.

“Aksi berjalan lancar dari jam 1 (siang) sampai jam 4 (sore) dan kami memang udah ada kesepakatan selesai jam 4 (sore),” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2020).

“Ada sekitar 6.000 masa yang aksi, 4.000 masa ANAK NKRI 2000 masa terdiri dari masyarakat, kemudian yang menonton, ada mahasiswa dan ada pelajar. Pelajar ini ada yang STM-SMU yang selama ini kita sebut Anarko,” sambungnya.

Ternyata, setelah massa dari ANAK NKRI membubarkan diri. Tiba-tiba saja ada massa lain yang coba melakukan kerusuhan dan memancing para petugas yang sedang berjaga di lokasi.

“Ketika ANAK NKRI selesai mereka (pelajar) kembali, anak-anak Anarko inilah kemudian bermain. Ada kurang lebih 600an mereka berupaya memprovokasi, awalnya kita bertahan tidak terpancing. Tapi mereka terus melempari, kemudian dalam kondisi itu kami melakukan pendorongan dan penangkapan,” jelasnya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Benarkah UU Cipta Kerja Permudah PHK? Kemnaker Buka Suara

Read Next

Seperti Ini Penampakan Draf UU Cipta Kerja yang Dikirim ke Setneg Hari Ini