Nelayan Tejakula Hanyut Terbawa Arus

laut mati yordania

Konfirmasitimes.com-Jakarta(13/10/2020). Seorang nelayan dikabarkan hanyut dan hilang terbawa arus.

Diduga terjatuh dari jukung saat melaut, Nyoman Indrawan, 38, nelayan asal Banjar Dinas Belimbing, Desa Penuktukan, Kecamatan Tejakula, Buleleng.

Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, hilangnya Indrawan terjadi pada Minggu (11/10/2020) sekitar pukul 17.30 WITA di Perairan Bali Utara.

Berawal saat korban dan saksi Made Adi Setiawan, 34, berangkat melaut dengan menggunakan perahu kayu (jukung). Saat berangkat, korban duduk di bagian belakang perahu sebagai pengemudi. Sedangkan Setiawan duduk di posisi depan.

Singkat cerita, sekitar satu jam kemudian, saksi Setiawan mendengar ada sesuatu terjatuh ke laut.

Mendengar ada sesuatu jatuh, Saksi Setiawan kemudian menoleh ke arah belakang.

Namun saat menengok ke arah belakang, saksi tidak melihat korban. Setelah dicek, saksi melihat korban terjatuh ke laut.

Sempat berupaya menolong korban, namun karena posisi mesin perahu masih hidup membuat Setiawan sulit mengendalikan perahu. Hingga akhirnya korban hanyut dan tenggelam terseret derasnya arus laut.

“Saat mesin perahu bisa dikendalikan saksi di jarak 100 meter dari lokasi korban terjatuh, namun korban sudah hanyut dan tenggelam,” terang sumber.

Selanjutnya kejadian itu, saksi langsung menelpon rekan sesama nelayan yang berada di darat meminta bantuan. Sekitar pukul 18.00 Nyoman Maliana bersama empat nelayan lainnya berangkat melakukan pencarian.

Meski sudah berusaha melakukan pencarian, namun karena kondisi cuaca buruk di tengah laut membuat pencarian tak membuahkan hasil.

Sementara itu, Kepala Pos Sar Buleleng Dewa Putu Hendri Gunawan, mengatakan usai menerima laporan, timnya bersama Sat Polair Polres Buleleng, TNI AL dan nelayan Desa Penuktukkan sampai Senin, (12/10) masih melakukan pencarian. Pencarian dilakukan masih berada di seputaran wilayah perairan pantai Desa Penuktukan, Tejakula.

“Sebanyak 6 perahu karet (boat) kami turunkan dengan 12 orang anggota tim basarnas dan dibantu masyarakat setempat. Namun belum membuahkan hasil,” tukas Putu Hendri.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Korupsi, Mantan Dirut Jiwasraya Divonis Seumur Hidup

Read Next

Banjir Ciganjur, 2 Rumah Dihancurkan Guna Buka Aliran Air