Cara Aman Pakai Gopay Dengan Fitur Biometrikasi, Begini Langkah-langkahnya

Konfirmasitimes.com-Jakarta (12/10/2020). GoPay beberapa waktu lalu memperkenalkan hadirnya fitur biometrikasi sidik jari dan pengenalan wajah. Dua fitur ini ditujukan untuk verifikasi transaksi di luar layanan Gojek.

Fitur ini merupakan bagian dari Gojek SHIELD, yaitu rangkaian teknologi keamanan di aplikasi Gojek. Fitur biometrik sidik jari sudah tersedia untuk seluruh pengguna Android dan iOS. Namun untuk fitur pengenalan wajah, baru pengguna iOS yang dapat menggunakannya.

Lalu, bagaimana cara mengaktifkan fitur keamanan terbaru dari Gopay?

Melansir dari laporan media yang mencoba mengaktifkan biometrik sidik jari menggunakan smartphone Android, berikut langkahnya!

Cara Aktifkan Biometrikasi Gopay

Buka aplikasi GojekKunjungi laman Gopay dan pilih menu MoreLalu pilih Settings atau Pengaturan

Selanjutnya aktifkan fitur Fingerprint ID

Masukkan PIN 6 digitTerakhir, gunakan sidik jadi kamu untuk memverifikasi akun Gopay.

Pentingnya Keamanan BiometrikFitur keamanan ini pun disambut positif dan menjadi bagian dari Gojek SHIELD, yaitu rangkaian teknologi keamanan di aplikasi Gojek.

Dalam keterangannya Pengamat Teknologi dari Researcher Center for Digital Society (CfDS) Universitas Gadjah Mada (UGM) Adityo Hidayat, Senin (12/10/2020) mengatakan bahwa dari sisi keamanan terdapat multi sector authentication.

“Dalam hal ini ada authentication dan authorization (otentikasi dan otorisasi). Dengan ini maka ada jaringan keamanan yang memastikan sistem aplikasi bisa mengenal siapa yang sedang akses sistem. Apakah diri kita asli atau orang lain,” ujar Adityo.

Ia menuturkan, sistim biometrik sangat melekat dalam diri kita. Ada sidik jari, bentuk wajah, ada retina.

“Ini bisa dibayangkan kalau misal ponselnya hilang, maka aplikasi GoPay lebih aman. Sebab jika bukan si pemilik maka tidak bisa akses walaupun sudah dapat SMS OTP,” paparnya.

Adityo juga menambahkan bahwa untuk kedepannya ketika semakin banyak aplikasi mengikuti langkah GoPay menggunakan fitur biometrik itu maka semakin positif. Sebab transaksi keuangan non-tunai dan termasuk mobile banking terus meningkat.

Dari aspek keamanan IT, Adityo menambahkan, terdapat dua perspektif yang muncul dari penggunaan biometrik.

“Pertama memiliki unsur convenience (kenyamanan) dan kedua security (keamanan) yang lebih baik,” ulasnya.

Sejauh ini, fitur keamanan transaksi non-tunai adalah fitur PIN. Kehadiran biometrik melengkapi fitur yang ada sehingga selain kenyamanan dan keamanan juga kecepatan.

“Pengguna tak perlu ingat username atau password. Cukup validasi transaksi sidik jari atau verifikasi wajah,” Adityo menjelaskan.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Kisah Pilu Siswa SMP di Pekalongan Yang Tetap Berangkat ke Sekolah

Read Next

Dirjen Pajak: Peranan TKA Dengan Keahlian Tertentu Sangat Dibutuhkan