Sempat Berstatus Waspada Selama Setahun, Kini Gunung Slamet Sudah Normal

Konfirmasitimes.com-Jakarta (11/10/2020). Di kawasan Gunung Slamet, aktivitas warga maupun pengunjung masih dibatasi pada radius 1 km dari puncak.

Gunung Slamet yang berada di Provinsi Jawa Tengah sejauh ini dilaporkan berstatus Normal atau Level I setelah setahun lebih berstatus Waspada.

“Gunung Api Slamet saat ini status Level I (normal). Namun masyarakat dan pengunjung atau wisatawan tidak berada dan beraktivitas dalam radius satu kilometer dari kawah puncak,” ujar Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Slamet, Muhamad Rusdi, dalam keterangannya kepada media, Sabtu (10/10/2020).

Dijelaskan oleh Rusdi, status Gunung Slamet telah turun menjadi normal pada Jumat (09/10/2020) pukul 12.00 WIB. Gunung ini telah berstatus Waspada sejak 9 Agustus 2019 lalu.

Status Normal Level I tersebut telah ditetapkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) dan Badan Geologi, surat Nomor 726.lap/45/bgl.v/2020 09 oktober 2020, perihal Perihal penurunan tingkat aktivitas Gunungapi Slamet dari Level II (Waspada) menjadi Level I (normal).

Rusdi mengungkap, kondisi terakhir berdasar data pos pengamatan Gambuhan pada Jumat (9/10) pukul 00.00-24.00 WIB, kondisi Gunung Slamet bercuaca cerah, berawan, mendung, dan hujan. Angin bertiup lemah ke arah barat. Sedangkan suhu udara 22.5-26.2 °C.

“Gunung jelas, kabut 0-I, hingga kabut 0-II. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 50 m di atas puncak kawah,” katanya.

Selain itu terjadi gempa hembusan yakni sebanyak 36 hembusan, dengan amplitudo 3-4 mm dan berdurasi 7-21 detik.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Lukashenko dari Belarusia Bertemu Rival yang Dipenjara

Read Next

Sempat Tertangkap, 6 Jurnalis Sudah Dibebaskan