Bahas Pidato Jokowi, Para Federasi Buruh Adakan Rapat

demo buruh

Konfirmasitimes.com-Jakarta (11/10/2020). Beberapa organisasi buruh mengadakan rapat dalam rangka menyikapi pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal Undang-Undang Cipta Kerja.

Para organisasi buruh tersebut berencana menentukan langkah selanjutnya pasca Presiden Jokowi memberi sinyal tidak akan membatalkan UU Cipta Kerja melalui peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu).

“Kita rapatkan dulu. Hari ini kita rapat,” kata Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, dalam keterangannya kepada media, Sabtu (10/10/2020).

Said Iqbal menyebut, rapat tersebut diikuti oleh 32 konfederasi buruh yang berafiliasi dengan KSPI.

Sementara itu, hasil rapat direncanakan akan diumumkan pada Senin (12/10/2020) mendatang.

“Senin kami konferensi pers, KSPI dan 32 konfederasi lainnya. Kami akan sampaikan langkah kedepan sekaligus evaluasi tiga hari mogok nasional,” katanya.

Sebagaimana diketahui, para buruh di Indonesia memutuskan mogok kerja nasional dan melakukan aksi tiga hari dari 6-8 September untuk menolak pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Para buruh menuntut Presiden Jokowi menerbitkan perppu untuk mencabut pengesahan UU Cipta Kerja.

Akan tetapi pada konferensi pers Jumat (09/10/2020) lalu, Presiden Jokowi justru menegaskan UU Cipta Kerja dibutuhkan untuk meningkatkan investasi, menciptakan lapangan kerja, dan memangkas berbagai aturan yang tumpang tindih.

Tidak hanya itu, Presiden mengklaim aksi penolakan terhadap UU Cipta Kerja dilatar belakangi oleh disinformasi dan hoaks di media sosial.

Presiden Jokowi meminta penolak UU tersebut untuk mengajukan uji materi ke MK.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Jadwal dan Lokasi Layanan SIM Keliling Hari Ini, 11 Oktober 2020

Read Next

Nadirsyah Hosen: Narasi ‘Gugat Saja Ke MK’, Bisa Salah Kaprah