Sempat Tertangkap, 6 Jurnalis Sudah Dibebaskan

Konfirmasitimes.com-Jakarta (11/10/2020). Sebanyak enam orang jurnalis dari sejumlah media yang sebelumnya ditangkap dalam aksi penolakan pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja pada Kamis (08/10/2020) lalu, kini akhirnya dibebaskan.

Keenam jurnalis tersebut dibebaskan setelah adanya pendampingan dari AJI Jakarta dan LBH Pers. Mereka dipulangkan pada Jumat (09/10/2020) pukul 20.30 WIB.

Hal tersebut disampaikan Erick Tanjung selaku Ketua Divisi Advokasi AJI Jakarta. “Total jurnalis yang ditahan ada enam. Di luar pantauan kita waktu mendampingi untuk pembebasan Ponco (Merahputih), ternyata di dalam ada 5 orang (jurnalis lain),” kata Erick, dalam keterangannya kepada media, Sabtu (10/10/2020).

Erick mengatakan, selain dilakukan penangkapan, penahanan dan sempat mengalami tindakan kekerasan, para jurnalis yang ditahan diduga juga mendapatkan kriminalisasi. “Mereka dipaksa, HP-nya digeledah, dibuka, dicari pasal-pasalnya. Kami melihat ini termasuk bagian dari kriminalisasi,” tuturnya.

Sebelum dibebaskan, sejumlah jurnalis tersebut sempat dipaksa untuk melakukan BAP dan menandatanganinya. Namun mereka menolak karena merasa tidak bersalah, sebab mereka tidak melakukan tindakan melawan hukum. Mereka datang dalam aksi demostrasi menolak UU Cipta Kerja karena melakukan kegiatan peliputan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab mereka sebagai wartawan.

Erick menyebut sejumlah jurnalis yang sempat diamankan polisi kini mengalami trauma cukup dalam. “Ini teman-teman trauma semua ya. Selain mereka mengalami kekerasan mereka juga mengalami intimidasi,” ungkapnya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Sempat Berstatus Waspada Selama Setahun, Kini Gunung Slamet Sudah Normal

Read Next

Jakarta Hujan Deras, Dua RT diJaktim Tergenang