Fakta Dibalik Viralnya Dugaan Penyekapan di Bali

Konfirmasitimes.com-Jakarta (10/10/2020). Perihal kabar dugaan penyekapan terkait sengketa tanah yang melibatkan Anggota Babinminvetcaddam IX/Udayana Pelda Muhaji di Jalan Batas Dukuh Sari, Gang Merak, Sesetan, Denpasar Selatan, Bali, diklaimnya tidak benar.

Penegasan Muhaji disampaikan melalui kuasa hukumnya, Togar Situmorang.

Menurut Togar, lahan di Jalan Batas Dukuh Sari merupakan milik kliennya yang dibeli pada 2018.

“Tindakan klien kami dengan melakukan pemasangan papan pemberitahuan sudah diketahui sebelumnya sehingga tuduhan penyekapan tidak berdasar,” kata Togar dalam somasi terbuka kepada media massa, Jumat (09/10/2020).

Untuk diketahui, sengketa tanah ini viral di dunia maya setelah Hendra menyebut dirinya menjadi korban penyekapan. Ini karena Muhaji memasang papan di rumah yang ditempatinya.

Menurut informasi dari berbagai sumber, Kodam IX/ Udayana, institusi tempat Muhaji berdinas yakni melalui Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto menepis kabar penyekapan tersebut. Ia juga mengonfirmasi Muhaji sebagai pemilik lahan tersebut.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Begini Detail Cerita TGPF Intan Jaya Dihadang Hingga Ditembaki KKB

Read Next

Menantu Eks Dirut BTN Di Periksa Kejagung Terkait Kasus Gratifikasi