Pemerintah Bangun 53 Rumah Warga Terdampak Pembangunan Bandara YIA

Konfirmasitimes.com-Jakarta (09/10/2020). Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa III bersama dengan Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) mempelopori penyelenggaraan acara serah terima kunci rumah khusus bagi warga terdampak pembangunan Yogyakarta International Airport (YIA) di lokasi rumah khusus Kaligintung.

Dalam keterangannya Direktur Rumah Khusus, Raden Johny Fajar Sofyan Subrata, Selasa (06/10/2020) mengatakan bahwa membuka terlebih dahulu pelaksanaan kegiatan tersebut secara daring dan kemudian secara resmi dibuka oleh Bupati Kulon Progo, Sutedjo.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa III Mochamad Mulya Permana mengatakan bahwa melalui SNVT penyediaan perumahan DIY telah membangun kembali rumah khusus melalui penyediaan APBN sebesar Rp7 miliar dengan membangun kembali unit sebanyak 53 unit rumah tipe 36 di kalurahan Kaligintung, Temon.

Unit rumah terdiri dari satu ruang tamu yang menjadi satu dengan ruang keluarga, dua kamar tidur dan satu kamar mandi. Sehingga total saat ini rumah khusus yang sudah diserahterimakan adalah 103 unit.

Sementara itu, Bupati Kulon Progo Sutedjo dalam sambutannya mengatakan bahwa, bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjamin hak masyarakat untuk mendapatkan hunian layak serta merupakan salah satu target yang harus dicapai guna mendukung visi misi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kulon Progo tahun 2017-2022.

“Dalam acara ini, akan kita serahkan rumah khusus Kaligintung ini, pada perwakilan masyarakat terpilih memenuhi syarat penerima rumah khusus. Semoga dengan adanya rumah khusus ini, masyarakat dapat menjalani kehidupan yang lebih sejahtera dan produktif,” ucap Sutedjo.

Usai acara serah terima, Bupati melakukan penanaman pohon Jambu di halaman perumahan khusus.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Imbas Halte Dibakar Massa, Transjakarta Beroperasi Hingga Jam 7 Malam

Read Next

Optimalkan Lahan Pekarangan Dengan Menanam Tanaman Produktif Keluarga