Demo Ricuh di DPRD Sumut, Polda Tetapkan Tiga Tersangka

Demo Ricuh di DPRD Sumut, Polda Tetapkan Tiga Tersangka

Konfirmasitimes.com-Jakarta (09/10/2020). Kericuhan telah terjadi dalam aksi penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja di halaman Gedung DPRD Sumatera Utara (Sumut) di Medan. Dalam peristiwa tersebut sebanyak tiga orang oleh Kepolisian Daerah Sumatera Utara ditetapkan sebagai tersangka.

“Total sebanyak 243 orang diamankan dari massa pengunjuk rasa yang berujung bentrokan di Medan, tiga ditetapkan tersangka,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja dalam keterangannya kepada wartawan, di Medan, Jumat (09/10/2020). 

Sementara, tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka karena kedapatan membawa klewang dan terduga pelaku pembakaran mobil Waka Rumkit Bhayangkara Medan di Jalan Sekip, Medan Petisah. 

“Untuk keseluruhan di Sumut ada 253 orang yang diamankan. Sebanyak 9 orang di antaranya di Labuhan Batu, 1 orang di Tapsel dan 243 orang di Medan,” tuturnya.

Tatan menyebutkan, dari jumlah pendemo yang diamankan di Kota Medan itu, 16 di antaranya merupakan anak di bawah umur. Selain itu, dari para pengunjuk rasa ini, 32 orang di antaranya terindikasi sebagai kelompok Anarko. 

Akibat dari bentrokan tersebut, kata Tatan, 34 personel polisi terluka. Kemudian empat kendaraan rusak terdiri dari tiga mobil polisi dan satu mobil pelat merah.

“Saat ini pemeriksaan masih dilakukan di Polda Sumut,” katanya. 

Sebelumnya, aksi berujung ricuh terjadi di halaman Gedung DPRD Sumatera Utara yang mana dalam aksi tersebut sebagai unjuk rasa untuk menolak UU Cipta Kerja yang telah disahkan DPR RI.

Sejumlah fasilitas umum dibakar dan dirusak oleh massa.

Bahkan, kaca gedung DPRD Sumut pun pecah karena lemparan batu oleh para demonstran.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Dilaporkan Terluka, Anggota TGPF Kasus Penembakan di Intan Jaya

Read Next

Kerusuhan Aksi UU Cipta Kerja Ditunggangi? Pemerintah Siap Tindak Pelakunya