Aksi Para Buruh Bangunan yang Berakhir di Jeruji Besi

buruh bangunan

Konfirmasitimes.com-Jakarta (09/10/2020). Seorang pria yang diketahui berprofesi sebagai buruh bangunan ditangkap polisi karena menjadi kurir sabu.

Pria tersebut berinisial H (28) yang merupakan warga Banyuwangi, Jawa Timur ini nekat menjadi kurir narkoba jenis sabu-sabu dan ekstasi sejak April.

H diperkirakan mendapat “honor” Rp 50 ribu – Rp 300 ribu setiap menjalankan aksinya.

Setelah tiga bulan menggeluti bisnis tersebut, H ditangkap tim Satreskoba Polresta Denpasar pada 25 Juni 2020 pukul 12.00, di Jalan Sedap Malam, Denpasar Selatan.

H ditangkap saat sedang duduk santai di teras kamar kosnya. Saat digeledah ditemukan tas kain warna hitam berisi 17 paket sabu bening, 12 paket sabu hijau, 1 paket berisi 46 butir ekstasi, 1 paket berisi 3 butir ekstasi, dan 3 paket berisi serbuk ekstasi. 

“Setelah ditimbang, sabu-sabu yang dibawa terdakwa seberat 256,98 gram netto, dan ekstasi dengan berat bersih 31,42 gram,” tutur JPU Catur Rianita D. kepada majelis hakim yang diketuai I Dewa Budi Watsara.

Dalam tuntutannya, JPU terbukti bersalah melanggar Pasal 112 ayat (2) UU Narkotika.

“Meminta majelis hakim menjatuhkan pidana penjara selama 14 tahun,” tuntut JPU. Jaksa juga meminta hakim menjatuhkan pidana denda sebesar Rp 1 miliar subsider tiga bulan penjara. 

Mendengar tuntutan JPU, terdakwa tertunduk pasrah. Sementara pengacara yang mendampingi terdakwa akan mengajukan pembelaan tertulis.

Terdakwa sendiri mengaku semua barang tersebut milik bosnya yang dipanggil Black. H mengenal Black dari telepon.

Sementara terdakwa mendapatkan barang tersebut dengan cara mengambil tempelan di selokan dekat jembatan Jalan Tantular, Denpasar. 

“Untuk pledoi diberikan waktu seminggu,” kata hakim Budi. Perintah tersebut pun disanggupi pengacara terdakwa. 

Sementara di Kalimantan Tengah, seorang buruh bangunan berinisial PU (36) diduga pengedar narkoba diringkus Satresnarkoba Polres Kotawaringin Barat (Kobar) jajaran Polda Kalteng.

buruh bangunan

Dia tak berkutik saat petugas menggerebeknya di sebuah rumah di Jalan H. Munangwar, RT 02, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kabupaten Kobar, Provinsi Kalteng pada Rabu (07/10/2020) pukul 00.30 WIB.

Dari hasil penggeledahan di rumah pelaku, pada sebuah kamar petugas menemukan satu buah solasi dan gulungan kain korden warna putih yang setelah dibuka terdapat satu paket diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0,73 gram.

“Tidak sampai disitu, kami juga melakukan penggeledahan di depan rumah pelaku berupa satu buah kotak permen karet merk Lotte warna merah yang ditimbun dalam tanah setelah dibuka di dalamnya terdapat satu paket narkotika jenis sabu dengan berat kotor 4,32 gram, satu pak plastik klip ukuran kecil dan satu lembar tissue,” jelas Kapolres Kobar AKBP Andi Kirana melalui Kasatnarkoba Iptu M. Nasir.

Selain itu, petugas juga mengamankan barang bukti lain berupa satu buah gawai atau handphone merk Oppo warna hitam, satu buah gawai merk Nokia warna putih, korek api gas, gunting dan uang tunai sebesar Rp. 200.000,-.

“Didalam kulkas kami juga menemukan barang bukti berupa satu buah pipet kaca berisi kerak shabu dan satu buah botol minuman air mineral lengkap dengan dua sedotan, yang diakui oleh pelaku miliknya,” imbuhnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 114 dan 112 UU Narkotika Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman penjara maksimal 20 tahun dan denda Rp 10 Milyar.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

PBNU Mengeluarkan Pernyataan Sikap Resmi Terkait Omnibus Law UU Cipta Kerja

Read Next

Waspada Rabies, Ratusan Hewan di Kapuas Divaksin