PAC IPNU-IPPNU Pragaan Adakan Diklatama Berbasis Ranting

ippnu

Konfirmasitimes.com-Jakarta (06/10/2020). Dalam rangka meningkatkan kapasitas pelajar Nahdlatul Ulama (NU), Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Pragaan menggelar Pendidikan dan Pelatihan Pertama (Diklatama) berbasis Ranting bagi Corps Brigade Pembangunan (CBP) dan Korps Pelajar Putri (KPP).

Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Sumber Laseng Desa Aeng Panas, Kecamatan Pragaan yang berlangsung selama tiga hari, dimulai dari tanggal 5 hingga 7 September 2020, diikuti puluhan peserta baik dari CBP maupun KPP.

Dengan dilaksanakannya Diklatama berbasis ranting yang baru pertama kalinya digelar atas kerja sama ranting IPNU-IPPNU Desa Karduluk, Aeng Panas dan Pragaan Daya untuk CBP KPP ini.

“Saya berharap agar para pelajar NU mampu menjadi garda terdepan NU untuk mengawal tradisi NU dan menjaga NKRI dari paham-paham radikal yang mulai menyerang dan masuk di kalangan pelajar,” kata Ketua PAC IPNU Pragaan, Jalaluddin di sela-sela sambutannya, Senin (05/10/2020).

Sementara itu, Ketua PC IPNU Sumenep, Zainollah dalam sambutannya mengatakan, bahwa dirinya sangat mengapresiasi atas terselenggaranya Diklatama yang dilaksanakan oleh PAC IPNU-IPPNU melalui Dewan Koordinator Ranting (DKR).

Ia menyampaikan tiga hal penting pada peserta sebagai panduan agar betul-betul khidmat dalam mengikuti Diklatama, yang pertama menjadi kader CBP-KPP harus diniatkan ibadah.

Selanjutnya yang kedua menjadikan Diklatama sebagai ajang meningkatkan keilmuan, prestasi dan kepeloporan, dan yang terakhir peserta harus memperhatikan keikhlasan dan loyalitas.

Ditambahkan oleh Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Pragaan, KH. Ahmad Junaidi Muarif, peserta kegiatan Diklatama akan mendapatkan materi sebagai bekal berjuang dan mengabdi di Nahdlatul Ulama (NU).

Kalian akan mendapatkan suatu materi di antaranya materi ke-IPNU-IPPNU-an, materi ke-NU-an, materi Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) yang merupakan modal awal dalam berjuang dan berkhidmat serta mengabdikan diri di NU.

“Juga menitipkan diri belajar di NU untuk meneruskan cita-cita para auliya, muassis NU yang insya Allah kita sekalian akan mendapatkan barokahnya mereka dan mendapatkan ilmu yang barokah dan bermanfaat,” katanya.

Ketua MWC NU Kecamatan Pragaan meminta kepada peserta untuk mengikuti acara Diklatama sampai selesai, tuntas, lulus dan mendapat ilmu dari kegiatan tersebut,” harapnya.

Diklatama tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Aeng Panas, Rois Syuriah Ranting NU Aeng Panas, Personil Kepolisian Sektor (Polsek) Prenduan serta Gerakan Pemuda Ansor Aeng Panas.

Acara tersebut dibuka dengan ditandai pelepasan burung merpati oleh Ketua MWC NU Kecamatan Pragaan. 

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Gawat! Investor Angkat Bicara, UU Cipta Kerja Timbulkan Kerusakan Lingkungan

Read Next

Sudah Siap Travelling? Ini Destinasi Wisata Pacitan yang Sudah Dibuka